SUARA INDONESIA, CILACAP - Kabupaten Cilacap mencatatkan kinerja positif dalam bidang investasi. Berkat dukungan banyak pihak, serapan investasi mencapai Rp2,22 triliun sepanjang tahun 2025.
Capaian ini tentunya menunjukkan geliat ekonomi di Cilacap terus bergerak positif dan pemerintah daerah sukses menarik kepercayaan investor baru masuk ke Kabupaten Cilacap.
"Dari total capaian realisasi Rp2,22 triliun, 95,34 persen atau sekitar Rp2,12 triliun diperoleh dari penanaman modal dalam negeri (PMDN)," ujar Kepala DPMPTSP Cilacap, Arida Puji Hastuti, Minggu (8/3/2025).
Adapun perolehan investasi lainnya ungkap Arida dari penanaman modal asing (PMA) sekitar Rp103,6 miliar atau 4,6 persen. "Ini tentunya berkat dukungan banyak pihak," tuturnya.
Sementara terkait realisasi investasi tahun 2025, kontribusi terbesar datang dari lima besar sub sektor, yang didominasi oleh sektor transportasi, gudang dan komunikasi.
"Ini mencapai 25 persen. Ada juga sektor perdagangan dan reparasi 21 persen, dan menyusul kontruksi, industri kimia dan farmasi serta jasa lainnya," beber Arida.
Arida mengatakan, dari total nilai investasi yang berhasil diserap tersebut, tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, namun juga berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Cilacap.
"Dari realisasi Rp2,22 triliun ini, menyerap tenaga kerja lumayan banyak 5.478 orang. Mudah-mudahan ini menjadi peluang bagi masyarakat Cilacap," pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi