SUARA INDONESIA

Mengharukan, Ini Alasan Sulastri Tetap Mengabdi Puluhan Tahun Walau Tanpa Legalitas

Wildan Mukhlishah Sy - 11 April 2022 | 20:04
Features Mengharukan, Ini Alasan Sulastri Tetap Mengabdi Puluhan Tahun Walau Tanpa Legalitas
JEMBER- Perasaan haru dan bahagia tampak jelas dari raut wajah Tin Sulastri, seorang Guru Tidak Tetap (GTT) di SDN Badean 02, Kecamatan Bangsalsari.

Pasalnya, setelah puluhan tahun mengabdikan diri sebagai seorang GTT yang tidak memiliki legalitas. Akhirnya, Sulastri menerima penyerahan SK Bupati, yang dikakukan secara langsung oleh BupatilJember Hendy Siswanto, Minggu (10/4/2022).

Sulatri mengatakan, selama ini dirinya bersama rekan seperjuangan, telah berulangkali mengupayakan berbagai cara, untuk mendapatkan SK Bupati, namun tidak pernah menemui hasil yang jelas.

"Sudah 19 tahun lebih saya menunggu momen ini. Pastinya sangat senang sekali, karena sebelumnya sudah berusaha ini dan itu untuk dapat, tapi malah diputar-putar alurnya," katanya.

Bahkan, kebahagiaan yang dirasakan, membuat dirinya dan beberapa GTT lainnya tidak sempat memperdulikan penempatan dan besaran honor, yang tertera di SK tersebut.

"Dan sempat buka, karena kami terlalu bahagia. Terserah sudah mau ditempatkan dimana, yang penting kami dapat dulu SKnya," ujarnya sambil menitikan air mata.

Dirinya mengungkapkan, alasan utama yang membuatnya tetap bertahan menjadi seorang tenaga pendidik, meski puluhan tahun tidak mendapatkan hak yang layak.

Menurut Sulastri, meski seringkali merasa lelah, namun, dirinya selalu percaya, bahwa ketika manusia melakukan kebaikan, maka Allah SWT akan membalasnya, dengan kebaikan yang berlipat ganda.

"Sebuah kebaikan akan dibalas dengan kebaikan juga. Dan itu, pasti akan menemukan jalannya sendiri," ungkapnya.

Dirinya membeberkan, honor yang diterima selama menjadi GTT hanya sebesar Rp.400 ribu dan dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Hal tersebut, tidak menyurutkan semangat ibu dari tiga anak tersebut, untuk mengabdi dan memberikan pendidikan kepada anak-anak di wilayah setempat.

"Honornya empat ratus ribu. Kalau bicara kebutuhan jelas tidak cukup, tapi mau bagaimana lagi," lanjutnya.

Sulastri menilai, pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diberikan kepada anak-anak, yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa.

"Mereka harus bisa menjadi generasi penerus yang lebih baik," imbuhnya.

Dirinya berharap, dengan adanya SK Bupati dapat senantiasa membangkitkan semangatnya, untuk memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Jember.

"Semoga semakin semangat dan terus bekerja keras," tandasnya.

Perlu diketahui, saat ini dirinya dipindah ke SDN Bangsal 01, dengan honor perbulan Rp 1,8 juta.

Diinformasikan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, saat ini tengah berupaya untuk menuntaskan penyerahan SK Bupati, bagi GTT/PTT yang belum mendapatkannya.

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya