SUARA INDONESIA

Terimpit Ekonomi, Ribuan Wanita di Blitar Memilih Jadi Pekerja Migran

Arik Susanto - 03 February 2024 | 09:02 - Dibaca 697 kali
News Terimpit Ekonomi, Ribuan Wanita di Blitar Memilih Jadi Pekerja Migran
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia.

SUARA INDONESIA, BLITAR - Ribuan wanita di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memilih menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ketimbang berkerja di wilayahnya sendiri. 

Mereka nekad ke luar negeri mengadu nasib karena terimpit ekonomi keluarga yang pas-pasan, sehingga memutuskan untuk jadi pekerja migran demi memperbaiki hidup. 

Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Blitar Yopie Kharisma mengatakan, berdasarkan data tahun 2023 lalu, jumlah PMI Kabupaten Blitar sebanyak 4.167 orang. 

"Dengan jumlah tersebut, Kabupaten Blitar menjadi daerah kantong PMI terbesar secara nasional nomor 4 dan nomor 2 tingkat Jawa Timur," ujarnya. 

Menurut Yopie, mayoritas pekerja wanita lebih memilih berkecimpung di sektor informal seperti menjadi asisten rumah tangga. Sedangkan, para lelaki bekerja di sektor formal yakni pabrik dan lain sebagainya.

"Untuk negara tujuan favorit warga Kabupaten Blitar yaitu di Malaysia, Taiwan dan Hongkong. Lalu, Kecamatan Gandusari, Kademangan dan Ponggok jadi wilayah terbanyak warganya yang ke luar negeri," imbuhnya.  (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Arik Susanto
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV