SUARA INDONESIA, SAMPANG – Keluhan warga atas pelayanan kapal penyeberangan malam di Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, mendapat respons dari camat setempat.
Sebab, kapal penyeberangan jenis speedboat itu merupakan hibah Pemkab Sampang kepada desa untuk meningkatkan pelayanan di Kepulauan Marparan. Sedangkan, pengoperasiannya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Assyifa.
Camat Sreseh, Arif Purna Hermawan mengatakan, pihaknya sudah menegur Penjabat (Pj) Kepala Desa Marparan. Dia meminta agar desa meningkatkan pelayanan agar lebih baik lagi.
"Karena Desa Marparan adalah desa yang terisolasi dari transportasi darat," jelasnya kepada Suaraindonesia.co.id, Rabu (20/11/2024).
Ia berharap, pengemudi kapal juga mengikuti anjuran itu dengan melakukan pelayanan yang baik. Sedangkan Pj Kepala Desa Marparan diminta terus memantau aktivitas penyeberangan kapal malam.
Terpisah, PJ Kepala Desa Marparan, Munadek, mengaku telah menindaklanjuti keluhan warganya tersebut. Ia sudah menegur awak kapal malam yang memberikan pelayanan kepada warga.
"Kami sudah menegur pengemudi kapal agar meningkatkan pelayanan yang baik saat malam hari terhadap warga Desa Marparan," pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Hoirur Rosikin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi