Satu Angkatan dengan Polisi Baik Purnomo, Kanit Reskrim Polres Sampang Bangga Punya Rekan Humanis
News
Ipda Dedy Dely Rasidie, Kanit III Satreskrim Polres Sampang, bersama Polisi Baik Ipda Purnomo saat acara pemusnahan narkoba di Kabupaten Sampang. (Foto: Hoirur Rosikin/Suaraindonesia.co.id)
SUARA INDONESIA, SAMPANG – Kanit III Satreskrim Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie, mengungkapkan kebanggaannya menjadi satu angkatan dengan Ipda Purnomo, sosok polisi humanis yang pernah dinominasikan dalam Hoegeng Award 2023 sebagai polisi berperilaku baik.
Keduanya merupakan lulusan Setukpa Polri angkatan 2023 asal pengiriman Polda Jawa Timur. Ipda Dedy menyebut bahwa Purnomo berangkat ke pendidikan perwira melalui jalur prestasi dan mendapatkan penghargaan langsung dari Kapolri.
“Saya dan beliau sama-sama berangkat dari pendidikan Setukpa, tapi beliau berbeda karena masuk melalui jalur prestasi. Itu sudah mencerminkan dedikasinya,” ujar Dedy, Kamis (01/05/2025).
Purnomo yang sebelumnya bertugas di Satbinmas Polres Lamongan dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Ia bahkan mendirikan yayasan kemanusiaan yang hingga kini merawat lebih dari 300 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Beliau menjadi panutan selama di Setukpa. Sikapnya humanis dan ringan tangan. Saat berada di Sukabumi pun, banyak masyarakat yang mengenal dan mencari beliau karena kiprahnya,” tambah Dedy.
Sebagai rekan seangkatan, Dedy mengaku sangat bangga bisa satu korps dengan sosok seperti Purnomo. Ia menilai Purnomo adalah contoh nyata polisi yang mampu menjaga nilai-nilai pengabdian dan pelayanan.
"Semangat terus, Pak Purnomo. Jadikan keikhlasan bekerja sebagai ladang ibadah untuk meraih rida Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Aamiin," pungkasnya.
Sosok Purnomo juga sempat membagikan momen kebersamaannya dengan Ipda Dedy melalui akun TikTok resminya @Purnomobelajarbaik, saat acara pemusnahan barang bukti narkotika di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, pada Selasa (29/04/2025). (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta |
: Hoirur Rosikin |
| Editor |
: Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi