SUARA INDONESIA,SUMENEP– The Spot Billiard, Coffe and PlayStation resmi dibuka pada Rabu (07/05/2025) malam, dengan menghadirkan pengalaman nongkrong yang berbeda di kota yang tengah berkembang pesat ini.
Grand opening The Spot Billiard, Coffe and PlayStation yang digelar dengan meriah tersebut, membawa angin segar bagi para pecinta billiar di Sumenep, serta menawarkan tempat yang lebih nyaman dan lengkap dengan fasilitas modern yang menarik untuk berbagai kalangan.
Diketahui dengan fasilitas yang lengkap, The Spot tidak hanya menyajikan billiar berkualitas, tetapi juga PlayStation PS5 untuk pengunjung yang ingin merasakan sensasi gaming di tempat yang nyaman. Tempat ini menghadirkan suasana yang pas untuk berbagai aktivitas, baik untuk berolahraga, bermain game, maupun sekadar nongkrong sambil menikmati kopi atau camilan.
The Spot menjadi daya tarik utama bagi masyarakat, yang dapat menikmati 15 meja billiar yang tersedia dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk merayakan pembukaan, The Spot memberikan diskon spesial pada tanggal 7 dan 8 Mei, dengan harga hanya 30 ribu per jam, lebih murah dari harga normal 50 ribu per jam.
Tidak hanya itu, konsep desain The Spot yang menggabungkan area indoor dan outdoor semakin menambah kenyamanan dan kesan modern. Pengunjung dapat memilih untuk bermain billiar di area yang lebih terbuka dengan udara segar atau menikmati suasana yang lebih tenang di dalam ruangan. Keunikan ini menjadi salah satu alasan mengapa The Spot begitu istimewa dan berbeda dari tempat lainnya di Sumenep.
Dengan kombinasi antara suasana yang nyaman, fasilitas yang lengkap, dan pelayanan terbaik, The Spot berhasil mencuri perhatian banyak orang. Tempat ini diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan rekreasi bagi warga Sumenep, serta menjadi destinasi favorit bagi mereka yang ingin bersantai dan menikmati waktu bersama teman atau keluarga.
Owner The Spot, Alwi Assegaf, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran tamu undangan pada acara tersebut. Menurutnya, meskipun sedikit mundur, pembukaan The Spot justru menghadirkan atmosfer yang semakin dinantikan oleh masyarakat Sumenep.
“Alhamdulillah pada kali ini bisa bertemu dengan tamu undangan sekalian. Hari ini sebetulnya agak meleset, seharusnya buka 6 hari yang lalu karena ada beberapa kendala,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Alwi itu menerangkan, bahwa The Spot hadir mengikuti tren yang sedang booming di Sumenep, yaitu billiar. Namun, The Spot ingin memberikan sentuhan berbeda dengan konsep cafe outdoor yang membuatnya menjadi tempat nongkrong yang nyaman tidak hanya bagi remaja, tetapi juga bagi keluarga.
“The Spot ini mungkin mengikuti demand masyarakat, Sumenep ini lagi booming billiar. Kita pengen kasih sentuhan yang beda, yaitu cafe outdoor jadi bisa buat tempat nyantai satu keluarga,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa di The Spot, kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama. Dengan pengalaman General Manager yang sebelumnya bekerja di sektor hospitality, Alwi memastikan bahwa pelayanan yang diberikan akan membuat pengunjung merasa lebih dihargai.
"Kita ingin para pelanggan itu merasa nyaman dengan pelayanan yang kami berikan, sehingga mereka betah berlama-lama di sini," tambahnya.
Selain menyediakan tempat nongkrong yang nyaman, The Spot juga berkomitmen untuk berkontribusi pada perkembangan dunia olahraga billiar di Sumenep. Alwi berharap tempat ini bisa melahirkan atlet billiar yang nantinya bisa berprestasi di tingkat nasional.
“Tempat ini diharapkan bisa melahirkan atlet billiar Sumenep ke tingkat nasional. Nanti disini juga akan ada pembinaan atlet untuk bisa bermain di tingkat nasional,” ujarnya.
Billiar bukan hanya sekadar permainan di The Spot. Asisten 1 Pemkab Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, yang mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongso Judo mengungkapkan, harapannya bahwa semakin banyak lapangan billiar di Sumenep dapat menghasilkan atlet berprestasi.
Ferdiansyah juga menambahkan pentingnya perubahan image terhadap olahraga billiar. Banyak yang masih mengasosiasikan billiar dengan kegiatan negatif, namun ia berharap The Spot bisa menjadi sarana rekreasi yang menyenangkan tanpa embel-embel yang merugikan.
Minimal, kata dia, satu rumah billiar ada satu binaan yang benar-benar digembleng untuk bisa ke kancah nasional, bahkan internasional.
"Semoga billiar bisa memberikan nuansa baru bagi masyarakat di Sumenep," tambahnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi