SUARA INDONESIA

Gandeng Ratusan Babinsa, Bank Indonesia Tegal Sosialisasikan CBP Rupiah 

Wiwit Kuncoro - 21 May 2025 | 10:05 - Dibaca 537 kali
News Gandeng Ratusan Babinsa, Bank Indonesia Tegal Sosialisasikan CBP Rupiah 
Kegiatan Training of Trainers (ToT) BISA NGAPAK Bank Indonesia Babinsa Berinovasi dan Bersinergi Ngajar Cinta Bangga Paham Rupiah dan Literasi Keuangan. Kegiatan itu digelar di Hotel Gren Dian Tegal, Selasa (20/5/25). (Foto: Wiwit Kuncoro/Suaraindonesia.c

SUARA INDONESIA, TEGAL - Sebanyak 240 Bintara Pembina Desa (Babinsa) di jajaran Kodim 0712 Tegal mengikuti pembekalan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang digelar dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) BISA NGAPAK Bank Indonesia Babinsa Berinovasi dan Bersinergi Ngajar Cinta Bangga Paham Rupiah dan Literasi Keuangan. Kegiatan itu digelar di Hotel Gran Dian Tegal, Selasa (20/5/2025). 

Bank Indonesia memberikan edukasi cara penanganan uang yang diragukan keasliannya, dengan mengenali keaslian uang menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang), serta mengenal dan merawat Rupiah sesuai prinsip 5J (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi, dan Jangan Distaples). 

Selain itu, Bank Indonesia Tegal juga memberikan edukasi tentang ciri-ciri Uang Rupiah kertas Tahun Emisi (TE) 2022 yakni pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000. 

Terdapat tiga aspek inovasi penguatan Uang Rupiah kertas TE 2022 yaitu desain warna yang lebih tajam, unsur pengaman yang lebih andal, dan ketahanan bahan uang yang lebih baik.

Inovasi dimaksudkan agar uang Rupiah menjadi semakin mudah untuk dikenali ciri keasliannya, nyaman, dan aman untuk digunakan, serta lebih sulit untuk dipalsukan sehingga uang Rupiah semakin berkualitas dan terpercaya serta menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  

"Penting untuk memperkuat peran Babinsa di masyarakat sebagai mitra edukator mengenai konsep CBP Rupiah," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesis Tegal, Bimala. 

Dengan kegiatan ToT ini diharapkan Babinsa dapat mengenali Ciri-Ciri Keaslian Rupiah dan cara Menjaga Rupiah, dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat terutama dalam menangani permintaan klarifikasi dari masyarakat bila menemukan uang Rupiah yang diragukan keasliannya, serta dapat bertindak cepat, tegas, dan lugas apabila menemukan uang yang diragukan keasliannya di masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Babinsa juga dibekali edukasi Sistem Pembayaran Non Tunai yaiu tentang QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia. 

Dengan standarisasi ini, satu QR Code dapat dipindai oleh seluruh aplikasi yang menyediakan fitur pembayaran menggunakan QR Code.  Melalui QRIS, masyarakat dapat melakukan pembayaran digital dengan cara yang mudah, efektif, dan efisien demi kemajuan bangsa dan negara.

Dengan peran Babinsa, diharapkan masyarakat mampu memahami Rupiah yang tidak hanya terbatas hanya pada edukasi terkait keaslian, namun lebih dari itu juga agar masyarakat mampu merawat dan menjaga uang Rupiah sebagai salah satu simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Bank Indonesia Tegal berharap Babinsa dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan Sistem Pembayaran Tunai dan Non Tunai kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang ada di wilayahnya," pungkas Bimala. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wiwit Kuncoro
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV