SUARA INDONESIA

134 Titik Jalan Rusak Parah Jadi Prioritas Perbaikan Pemkab Bondowoso di 2026

Bahrullah - 05 April 2026 | 21:04 - Dibaca 306 kali
News 134 Titik Jalan Rusak Parah Jadi Prioritas Perbaikan Pemkab Bondowoso di 2026
Foto Ilustrasi

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Binamarga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada titik-titik kerusakan terparah yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Program ini menyasar perbaikan jalan yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari kawasan timur hingga pusat kota Bondowoso. Sejumlah ruas strategis masuk dalam daftar penanganan tahun ini.

Kondisi jalan rusak yang mengganggu aktivitas masyarakat menjadi dasar utama penentuan prioritas. Pemerintah daerah menargetkan perbaikan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, menyebutkan beberapa wilayah yang menjadi perhatian utama, di antaranya Kecamatan Prajekan dan Kecamatan Pujer.

Selain itu, ruas jalan protokol seperti HOS Cokroaminoto dan MT Haryono juga menjadi bagian dari program prioritas perbaikan tahun 2026.

“Ada beberapa lokasi yang menjadi prioritas, seperti di Kecamatan Prajekan dan Pujer. Kemudian ruas HOS Cokroaminoto dan MT Haryono juga kami tangani sebagai bagian dari program prioritas kabupaten,” ujar Ansori, Senin (30/3/2026).

Secara keseluruhan, terdapat 134 titik jalan yang akan ditangani oleh Pemkab Bondowoso. Titik-titik tersebut tersebar di seluruh kecamatan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Total panjang jalan yang diperbaiki mencapai sekitar 35 kilometer. Beberapa ruas bahkan memiliki panjang lebih dari satu hingga dua kilometer, termasuk di kawasan Mitra Medika.

Ansori menjelaskan, tidak semua titik mendapatkan metode penanganan yang sama. Hal ini disesuaikan dengan kondisi kerusakan di masing-masing lokasi.

“Ada titik-titik yang membutuhkan penanganan khusus disertai perbaikan drainase. Ini kami fokuskan karena lokasi tersebut rawan rusak akibat genangan air,” jelasnya.

Dia menambahkan, sebagian titik merupakan paket pekerjaan terpadu yang menggabungkan perbaikan jalan dan drainase secara bersamaan.

Selain itu, terdapat lima lokasi yang secara khusus difokuskan untuk penanganan sistem drainase guna mencegah kerusakan berulang.

Penentuan prioritas perbaikan didasarkan pada database kerusakan jalan yang dihimpun sepanjang tahun 2025, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan paling parah.

“Kami menetapkan skala prioritas berdasarkan data tahun 2025. Pelaksanaannya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran agar bisa dimanfaatkan secara maksimal,” tambah Ansori.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Bondowoso mengalokasikan anggaran dari APBD sebesar hampir Rp50 miliar.

Proses pengerjaan ditargetkan rampung hingga pertengahan tahun 2026, dengan harapan dapat memperbaiki kualitas infrastruktur secara bertahap.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Bahrullah
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV