SUARA INDONESIA

Wakil Presiden Gibran Tinjau Progres Pembangunan Jalan Tol Prosiwangi

Syamsuri - 10 July 2026 | 18:07 - Dibaca 67 kali
Pelayanan Publik Wakil Presiden Gibran Tinjau Progres Pembangunan Jalan Tol Prosiwangi
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi). (Foto: Syam/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, SITUBONDO – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) pada Jumat (10/7/2026)

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 175,4 km tersebut, guna menyempurnakan interkoneksi logistik dan mobilitas dari Jakarta hingga gerbang Pulau Dewata.

Dalam peninjauan ini, Wakil Presiden didampingi oleh jajaran direksi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, termasuk Direktur Utama Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Reza Febriano, serta Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Adi Prasetyanto.

Wapres Gibran Rakabuming Raka menekankan bahwa esensi dari masifnya pembangunan infrastruktur adalah dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Jalan Tol Prosiwangi dirancang untuk memperkuat konektivitas dan meningkatkan daya saing wilayah. Kami berharap proyek ini segera membuka ruang investasi baru serta lapangan kerja di Jawa Timur," tuturnya.

Optimisme serupa disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono.

Ia memastikan bahwa percepatan konstruksi tetap berjalan selaras dengan standar keselamatan tertinggi dan tata kelola yang akuntabel.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan capaian zero accident di seluruh paket pekerjaan Tahap I, serta penyerapan lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal.

Secara teknis, fokus pembangunan saat ini berada pada Tahap I Ruas Gending–Besuki (49,7 km). Data per Juli 2026 menunjukkan Seksi 1 Gending–Kraksaan dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton telah rampung 100 persen dan mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara itu, Seksi 3 Paiton–Besuki kini memasuki fase akhir Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Kehadiran Tol Prosiwangi diproyeksikan memangkas waktu tempuh Probolinggo–Banyuwangi secara signifikan dari 5 jam menjadi hanya 3 jam.

Efisiensi ini diyakini akan memperlancar distribusi logistik ke kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang, sekaligus menggeliatkan sektor pariwisata serta UMKM di wilayah Tapal Kuda.

Menariknya, tol ini tidak hanya sekadar jalur trans-jawa, melainkan representasi dari modernisasi berwawasan lingkungan melalui konsep Green Toll Road.

Inovasi ini diganjar Rekor MURI atas pemasangan Hybrid Wind Tree pohon hibrida angin dan surya yang mampu memproduksi daya listrik mandiri hingga 12,4 kW untuk operasional kantor.

Pendekatan ekologis ini juga diperkuat dengan sistem daur ulang air (water treatment) serta penggunaan struktur timbunan batu yang berhasil mereduksi emisi karbon hingga 45,4 persen.

Melalui kolaborasi erat bersama Danantara Indonesia, Jasa Marga terus mengawal penyelesaian sisa ruas tol ini.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam merajut konektivitas nasional yang andal, inklusif, dan berkelanjutan demi pemerataan ekonomi di koridor timur Pulau Jawa. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Syamsuri
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV