SUARA INDONESIA

SMPN 25 Makassar Pastikan MPLS 2026 Ramah Siswa dan Inklusif

Arya Rahmansyah - 10 July 2026 | 17:07 - Dibaca 68 kali
Pendidikan SMPN 25 Makassar Pastikan MPLS 2026 Ramah Siswa dan Inklusif
Kepala UPTD SMP Negeri 25 Makassar, Akib, S.Pd., M.Pd., memberikan keterangan terkait pelaksanaan Pra-MPLS dan persiapan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, Makassar, Jumat (10/07/2026). (Foto: Arya/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, MAKASSAR - UPTD SMP Negeri 25 Makassar siap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan sedianya akan dilaksanakan mulai tanggal 13-17 Juli 2026, dengan mengedepankan konsep ramah siswa, aman, nyaman, menyenangkan, serta inklusif.

Selain itu, bebas dari praktik perpeloncoan maupun perundungan dan melarang segala atribut yang tidak relevan untuk dipakai.

Kepala UPTD SMPN 25 Makassar, Akib saat ditemui menyampaikan kegiatan MPLS 2026 di Sekolah telah dipersiapkan sejak jauh hari dan telah dilakukan rapat penyamaan persepsi bersama panitia yang terdiri atas guru dan siswa. Termasuk melakukan sosialisasi kepada orangtua siswa.

"Sosialisasi kepada orang tua juga telah dilakukan melalui grup WhatsApp dengan membagikan buku panduan MPLS dan berbagai aturan yang menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan," ujar Akib usai berkunjung di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, jalan A.P Pettarani, Makassar, Jumat (10/7/2026).

"Melalui grup, sekolah kami juga membuka ruang komunikasi apabila terdapat pertanyaan dari orang tua siswa," lanjutnya.

Akib menjelaskan seluruh pelaksanaan MPLS di SMPN 25 Makassar mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dijalankan selama 5 hari.

Adapun kegiatan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Materi Utama (Wajib) dan Materi Pilihan/Kekhasan di tingkat SMP. Sementara Materi MPLS 2026 di SMPN 25 Makassar berfokus pada pembentukan karakter melalui pengenalan lingkungan sekolah dan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Kemudian materi lainnya mengenai budaya 5S, pencegahan bullying, literasi digital, serta pembiasaan menjaga kebersihan dan kedisiplinan sesuai panduan MPLS Ramah Kemendikdasmen.

"Alhamdulillah, seluruh pemateri selama lima hari MPLS sudah kami tetapkan. Kami memadukan guru senior dan guru muda agar penyampaian materi lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan karakter peserta didik baru," ungkap mantan Guru BK di SMPN 36 ini.

"Kami juga membuka peluang dengan menghadirkan narasumber eksternal apabila ada materi yang membutuhkan penguatan dari dinas pendidikan, seperti penyalahgunaan NAPZA dan LGBT," imbuhnya.

Adapun salah satu program yang menjadi perhatian adalah penerapan "tiket pulang", yakni pembiasaan memungut sampah dan edukasi memilah sampah sebelum peserta didik meninggalkan lingkungan sekolah sebagai upaya membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.

"Salah satunya melalui kegiatan yang kami sebut 'tiket pulang'. Sebelum pulang sekolah, siswa diajak memungut sampah plastik di lingkungan sekolah," beber Akib.

"Setelah lingkungan bersih, barulah mereka diperbolehkan pulang. Kami ingin menanamkan kepedulian terhadap kebersihan sebagai sebuah kebiasaan," tandasnya.

Selain pembentukan karakter, SMPN 25 Makassar memberikan perhatian khusus terhadap pencegahan perpeloncoan dan perundungan. Seluruh siswa pendamping akan diberikan pengarahan mengenai tugas dan tanggung jawab mereka, sementara setiap kegiatan wajib didampingi oleh guru.

"Kami sudah menegaskan kepada panitia bahwa tidak boleh ada praktik perpeloncoan ataupun bullying. Ada empat Guru akan selalu mendampingi setiap kegiatan sehingga seluruh aktivitas berjalan sesuai aturan. Jika ada yang melakukan pelanggaran di luar ketentuan, tentu akan dikenakan sanksi sesuai tata tertib sekolah," tegas Akib.

Ia berharap pelaksanaan MPLS selama lima hari dapat menjadi momentum yang menyenangkan bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, beradaptasi dengan warga sekolah, sekaligus menumbuhkan karakter disiplin, peduli lingkungan, dan saling menghormati.

"Dengan MPLS yang ramah siswa, kami ingin menghadirkan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru," pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Arya Rahmansyah
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV