SUARA INDONESIA

Dugaan Penyelewengan Bansos di Tuban, Polisi Tunggu Hasil Audit BPKP 

Irqam - 16 August 2021 | 16:08 - Dibaca 1.46k kali
Pemerintahan Dugaan Penyelewengan Bansos di Tuban, Polisi Tunggu Hasil Audit BPKP 
Terlihat Mensos Tri Rismaharini saat marah dan menunjuk Kepala Dinsos Tuban dan petugas penyalur bansos di hadapan Bupati Lindra, Sabtu (24/7/2021). (irqam/suaraindonesia.co.id)

TUBAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban masih menunggu hasil audit yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Tuban bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hal ini terkait dengan kasus dugaan penyelewengan bantuan sosial (Bansos) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ditemukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Tuban.

"Kita masih menunggu fakta hasil investigasi dari pihak Inspektorat Tuban dan BPKP Jawa Timur," kata Kasat Reskrim AKP Adhi Makayasa kepada suaraindonesia.co.id, Senin (16/8/2021).

Adhi menyebut, dalam proses penyidikan kasus korupsi harus disertai dengan audit dan harus bisa menjelaskan apakah ada kerugian dari negara atau tidak. 

"Untuk bisa naik ke proses penyidikan juga diperlukan adanya alat bukti yang kuat, intinya kami masih menunggu audit dari BPKP dan Inspektorat," ucapnya.

Selain itu, pihaknya belum bisa memastikan kapan proses audit itu akan selesai.

"Kami tidak bisa intervensi, mereka punya SOP dan target waktu tersendiri," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Mensos Tri Rismaharini dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tuban, marah besar lantaran mendapati BPNT atau program sembako hanya dicairkan dua bulan kepada penerima, yang seharusnya tiga bulan di Kelurahan Sendangharjo, Sabtu (24/7). Risma menduga ada kesengajaan BPNT tersebut tidak disalurkan penuh. (irq/amj)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Irqam
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya