SUARA INDONESIA

Tahun Ini Pemkab Jombang Salurkan 9.542 BLT DBHCHT

Gono Dwi Santoso - 14 September 2023 | 13:09 - Dibaca 926 kali
Pemerintahan Tahun Ini Pemkab Jombang Salurkan 9.542 BLT DBHCHT
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, saat memberikan bantuan secara simbolis kepada buruh tani di Utara Brantas, Rabu (13/09/2023). Foto: Gono Dwi Santoso/Suaraindonesia.co.id

JOMBANG,Suaraindonesia.co.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat, menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi para buruh tani dan pekerja pabrik rokok.

Diketahui, BLT tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 9.542 orang di tahun 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan, penyaluran BLT DBHCHT merupakan bentuk perhatian, serta upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

”Bantuan ini diberikan kepada masyarakat, nilainya juga besar mencapai Rp 6,7 miliar di tahun 2023 ini,itu semua, adalah hasil pembayaran cukai dari masyarakat di tahun 2022," terangnya.

Bupati juga menjanjikan, bahwa di tahun depan jumlah penerima BLT DBHCHT bakal kembali bertambah. Hal itu dikarenakan, produksi tembakau di Kabupaten Jombang telah mengalami peningkatan di tahun 2023.

”Tahun 2022 lalu, ada 5.160 hektare sawah yang ditanami tembakau, sedangkan tahun 2023, ada 5.540 hektare sawah ditanami tembakau, jadi pasti akan jumlahnya bertambah,” ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Hari Purnomo membenarkan bahwa, untuk pemberian BLT DBHCHT tahun ini, Pemkab Jombang menyasar petani tembakau dan buruh pabrik rokok.

Dia merinci, terdapat setidaknya 6.026 buruh tani yang terdaftar menjadi penerima manfaat program BLT DBHCHT. Sementara dari unsur buruh pabrik, yakni sebanyak 3.516 penerima manfaat.

Menurutnya, jumlah itu tersebar pada berbagai wilayah kecamatan di utara Brantas. Seperti, Kecamatan Kabuh, Kudu, Ngusikan, Ploso dan Plandaan. 

"Seluruh penerima manfaat akan mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 300 ribu untuk setiap bulannya," terangnya.

Hari mengatakan untuk sistem penyaluran bantuan kali ini, Pemkab Jombang akan langsung memberikan jatah selama 4 bulan. Dengan begitu, setiap penerima manfaat akan mendapatkan Rp 1,2 juta. 

"Untuk penyalurannya nanti akan dilakukan di masing-masing desa dan pabrik rokok melalui rekening Bank Jombang.dan diharapkannya, penyaluran BLT DBHCHT bisa menjadi penyokong perekonomian masyarakat. Selain juga untuk pembinaan sosial dan kesejahteraan untuk masyarakat, pungkasnya.

 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Wildan Muklishah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya