SUARA INDONESIA

Kreasi Siswa SMP di Jombang, Manfaatkan Kebun Sekolah untuk Bikin Makanan dan Minuman Berbahan Daun Cincau

Gono Dwi Santoso - 24 February 2024 | 12:02 - Dibaca 1.04k kali
Pendidikan Kreasi Siswa SMP di Jombang, Manfaatkan Kebun Sekolah untuk Bikin Makanan dan Minuman Berbahan Daun Cincau
Siswi SMPN 1 Bareng saat menyaring olahan cincau untuk dibuat minuman cincau,Sabtu (24/02/2024).( Foto : Gono Dwi Santoso/ Suara Indonesia).

SUARA INDONESIA, JOMBANG - Siswa di SMPN 1 Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengolah daun cincau menjadi kebab dan minuman. Siswa memanfaatkan kebun sekolah untuk membudidayakan tanaman cincau dan mengolahnya menjadi kudapan enak dan ekonomis.

Sebelum membuat makanan dan minuman, para siswa terlebih dulu memetik daun cincau yang ada di kebun belakang sekolah. Selanjutnya, mereka membersihkan daun cincau itu lantas membuang tulang daun, serta menyiramnya menggunakan air panas.

Nidia Wiliya (14), siswa kelas 8B mengatakan, setelah disiram air panas, selanjutnya daun cincau diperas dan disaring dua kali. Kemudian dimasukan ke dalam cetakan dan kulkas. Tunggu sampai beku hingga bisa digunakan.

"Tadi membuat Es Cincau Jombang. Dan makanannya tadi membuat kebab cincau. Olahan seperti ini juga bisa dibuat di rumah, karena bahannya mudah didapat dan gampang dipraktikkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bareng Rudi Atmoko menuturkan, di lingkungan sekolah memang banyak tumbuh pohon cincau, hingga menjadi ikon sekolah tersebut.

Karena sudah ditetapkan sebagai ikon, maka cincau yang ditanam di kebun belakang sekolah, dibudidayakan. Dan belakangan, oleh para guru dimanfaatkan membekali siswa berkreasi mengolah daun itu menjadi bahan utama makanan dan minuman.

"Tadi siswa membuat minuman Es Cincau Jombang yang menjadi khas SMPN 1 Bareng. Menjadi khas karena ada kombinasi warna hijau dan merah. Warna hijaunya berasal dari cincau, sedangkan merah dari buah semangka dan air kelapa muda. Sehingga rasanya segar dan nikmat. Kebabnya juga enak," ungkapnya.

Rudi menambahkan, keterampilan siswa ini diharapkan bisa menambah pengetahuan mereka, serta memberi manfaat ekonomi bagi siswa.

"Kita tidak tahu nasib anak-anak nanti seperti apa. Barangkali ada yang tidak bisa melanjutkan (hingga kuliah, Red), setidaknya ilmu dan bekal ini bisa membuat mereka membuka usaha, sesuai yang diajarkan di sekolah," pungkasnya.(*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV