SUARA INDONESIA, PADANG PARIAMAN - Kabar membanggakan datang dari SMAN 1 Batang Anai. Di tengah bencana hidrometeorologi melanda Sumatera Barat yang ikut merendam SMAN 1 Batang Anai pada akhir tahun 2025 yang lalu, sebanyak 59 siswa mampu berjuang dan berhasil lolos Seleksi Nasional Bedasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Indonesia.
Kepala SMAN 1 Batang Anai, Zulbaidah, pada Kamis (2/4/2026), mengatakan capaian ini luar biasa, ditengah-tengah bencana siswanya mampu terus berjuang dan lolos di berbagai PTN bergengsi di Indonesia.
"Alhamdulillah, ini prestasi yang luar biasa, SMAN 1 Batang Anai adalah salah satu sekolah yang teremdam oleh galodo beberapa waktu lalu,dan anak-anak terus gigih berjuang dan lulus di SNBP 2026 ini," ujarnya.
Zubaidah menyebut, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari tekad yang luar biasa dari siswa serta pendampingan yang dilakukan pihak tim sekolah sejak awal hingga akhir proses selesai.
Menurutnya, siswa tidak hanya didorong untuk meraih nilai akademik yang baik, tetapi juga diarahkan dalam menentukan pilihan program studi yang sesuai dengan potensi dan peluang diterima di perguruan tinggi.
Selain itu, sekolah juga memberikan pembekalan kepada siswa, salah satunya melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi seleksi.
Adapun sebaran kelulusan siswa meliputi Universitas Andalas sebanyak 16 orang, Universitas Negeri Padang 19 orang, Politeknik Negeri Padang 10 orang. Selain itu, masing-masing satu diterima di Institut Teknologi Sumatera, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, dan Universitas Riau.
Sementara itu, pada jalur Poltekes Kemenkes dari jumlah siswa SMAN 1 Batang Anai yang mendaftar hanya 1 orang yang tidak lolos atau dengan persentase kelolosan sebesar 89 persen.
Tak hanya itu, pada jalur ATIP Padang, dari sebanyak 3 orang siswa yang mendaftar, ketiganya berhasil diterima di Akademi Teknologi Industri Padang atau dengan persentase 100 persen. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Diona Arvoni |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi