SUARA INDONESIA

MI Al-Ishlah Luncurkan Kelas CERIA, Padukan Teknologi Digital dan Pendidikan Karakter

Wildan Mukhlishah Sy - 27 June 2026 | 08:06 - Dibaca 38 kali
Pendidikan MI Al-Ishlah Luncurkan Kelas CERIA, Padukan Teknologi Digital dan Pendidikan Karakter
Peluncuran program kelas cerita MI Al-Ishlah. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SUMENEP – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Terbaru, lembaga pendidikan tersebut meluncurkan Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) yang mengintegrasikan teknologi digital dengan penguatan karakter pendidikan bagi siswa.

Program yang diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, Jumat (26/06/2026), itu menjadi salah satu langkah madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keagamaan.

Kepala MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Martina Sixiana Atmaja, menjelaskan bahwa Kelas CERIA dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus mampu membentuk karakter peserta didik.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan siswa mengembangkan sikap dan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Secara filosofi, suasana belajar yang menyenangkan, kami melihat akan melahirkan generasi yang cerdas dalam berpikir sekaligus kuat secara karakter,” ujar Martina.

Untuk mendukung konsep tersebut, pihak madrasah menghadirkan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran. Seluruh ruang kelas kini dilengkapi pendingin udara (AC) guna menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, terutama saat cuaca panas.

Selain itu, pemanfaatan informasi teknologi menjadi salah satu fokus utama dalam program ini. Setiap ruang kelas telah dilengkapi smart TV dan perangkat pendukung lainnya yang memungkinkan proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan menarik.

Menurut Martina, penggunaan teknologi dalam pembelajaran bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Di saat yang sama, para guru juga terdorong untuk terus berinovasi dalam menyajikan materi agar siswa lebih aktif dan mudah memahami pelajaran.

Peluncuran Kelas CERIA mendapat apresiasi dari Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid. Ia menilai langkah yang dilakukan MI Al-Ishlah menunjukkan keseriusan madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.

“Dengan tersedianya fasilitas yang baik dan dukungan tenaga pendidik yang profesional, kami optimistis program ini mampu mencetak generasi berkarakter sesuai dengan nilai-nilai yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Meski begitu, Abdul Wasid mengingatkan bahwa kemajuan sarana pendidikan harus diimbangi dengan kualitas pembelajaran yang baik.

Menurutnya, fasilitas modern akan memberikan manfaat maksimal apabila didukung proses belajar yang efektif dan terfokus pada pembentukan karakter siswa.

Oleh karena itu, program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Sumenep.

“Fasilitas yang bagus harus dibarengi dengan proses belajar yang berkualitas agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai,” tutupnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV