SUARA INDONESIA, KBB - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA Terbuka di SMAN 2 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dijadwalkan akan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.
SMA Terbuka di Kabupaten Bandung Barat saat ini tersedia di sejumlah sekolah, yakni SMAN 2 Padalarang, SMAN 1 Batujajar, SMAN 2 Lembang, SMAN 1 Cipatat, SMAN 1 Cipeundeuy, dan SMAN 1 Cikalongwetan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 2 Padalarang, Ahmad Syarif, mengatakan pada tahun ini SMA Terbuka SMAN 2 Padalarang akan membuka empat rombongan belajar (rombel) yang tersebar di empat Tempat Kegiatan Belajar (TKB).
"Setiap kelas akan menampung 36 peserta didik, sehingga total kuota yang disediakan mencapai 144 calon murid baru," ujar Ahmad kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, dari empat TKB yang tersedia, tiga berada di Kecamatan Padalarang dan satu lainnya berada di Kecamatan Cisarua.
Menurut Ahmad, terdapat berbagai faktor yang mendorong siswa memilih SMA Terbuka. Selain diperuntukkan bagi siswa atlet yang memiliki jadwal latihan padat, program ini juga menyasar peserta didik yang memiliki keterbatasan ekonomi maupun geografis, terutama mereka yang tinggal jauh dari sekolah negeri.
"SMA Terbuka memang diperuntukkan bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan ekonomi, geografis, maupun aktivitas tertentu yang membuat mereka sulit mengikuti pembelajaran reguler," katanya.
Dalam pelaksanaannya, sistem pembelajaran SMA Terbuka dilakukan dengan komposisi sekitar 80 persen secara daring dan 20 persen tatap muka. Karena itu, SMA Terbuka tidak diperuntukkan bagi siswa yang tidak lolos seleksi masuk SMA negeri.
"Siswa yang tidak diterima di SMA negeri diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta, bukan ke SMA Terbuka. Sejak awal, SMA Terbuka didirikan untuk melayani peserta didik yang memiliki keterbatasan ekonomi, geografis, maupun keterbatasan aktivitas tertentu," jelasnya.
Ahmad menambahkan, kegiatan belajar di SMA Terbuka dilaksanakan secara fleksibel dengan pertemuan tatap muka sekitar dua kali dalam sepekan. Jadwal pembelajaran dilaksanakan pada hari Kamis dan Sabtu sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing TKB. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Asep Tedi |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi