SUARA INDONESIA, NGAWI - Misteri penemuan mayat perempuan di Sungai Kedungputri, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terungkap. Korban diketahui bernama Sini (50), warga Dusun Kleleng, Desa Kletekan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.
Menurut keterangan polisi yang didapat dari pihak keluarga, Sini menderita gangguan jiwa selama kurang lebih 35 tahun. Sini pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Yogyakarta selama 12 tahun, dan sudah pulang ke alamat asal karena dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit.
"Anggota kami yang melakukan penyelidikan sudah berhasil mendapatkan identitas mayat yang ditemukan di Sungai Kedungputri. Korban warga Desa Kletekan, Jogorogo, mempunyai riwayat sakit gangguan kejiwaan," ungkap Kapolsek Paron, AKP Nur Haris, Selasa (31/3/2026).
“Pihak keluarga bernama Sri Wahyuni yang merupakan anak kandung korban sudah berada di rumah sakit untuk mencocokkan ciri-ciri korban. Dan alhamdulillah benar korban adalah ibunya yang meninggalkan rumah sejak 23 Maret 2026 atau minggu lalu,” ujar Haris.
Haris menjelaskan, pihak keluarga mengakui sesuai ciri-ciri korban saat ditemukan. Yakni, pakaian terakhir yang dikenakan korban, tahi lalat di dagu serta ciri-ciri fisik seperti wajah, rambut dan anggota tubuh lainnya.
"Jenazah sudah kami serahkan langsung ke pihak keluarga dengan didampingi perangkat desa setempat untuk segera dimakamkan. Pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan dianggap peristiwa ini sebagai musibah," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan peristiwa penemuan mayat mengapung di Sungai Kedungputri, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Minggu (29/3/2026). Saat ditemukan mayat tersebut dalam kondisi rusak dimakan binatang biawak udara (Seliro).
“Saat ditemukan kondisi tubuh jenazah sudah ada yang rusak karena dimakan biawak,” kata Nur Haris, usai melakukan evakuasi. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Ari Hermawan |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi