SUARA INDONESIA

Pria Lansia Asal Lenteng Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Wildan Mukhlishah Sy - 02 July 2026 | 08:07 - Dibaca 97 kali
Peristiwa Pria Lansia Asal Lenteng Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah di TKP. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SUMENEP – Setelah dua hari tidak diketahui keberadaannya, pria lanjut usia Sa'ena (65) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah sumur di Dusun Bindung II, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Rabu (1/7/2026).

Penemuan tersebut bermula saat warga mencurigai kondisi air salah satu sumur yang tiba-tiba berubah keruh. Rasa penasaran mendorong warga melakukan pengecekan menggunakan senter ke dalam sumur. Mereka kemudian dikejutkan dengan keberadaan sesosok jenazah yang mengapung di permukaan air.

Informasi itu segera dilaporkan kepada aparat dan layanan darurat. Tak lama berselang, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kabupaten Sumenep, personel Polsek Lenteng, Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi, Samapta Polres Sumenep, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Lenteng mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Korban kemudian berhasil dievakuasi dan dipastikan identitasnya sebagai SA'ENA, warga Dusun Darusa Barat, Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/06/2026).

Kapolres Sumenep Akbp Anang Hardiyanto melalui Kapolsek Lenteng Iptu Widianto menjelaskan, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Senin pagi dan tidak kunjung kembali, sehingga keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian di sejumlah lokasi.

“Korban tidak berada di rumah sejak Senin pagi. Keluarga dan warga sudah berupaya melakukan pencarian, namun baru ditemukan setelah adanya laporan penemuan jenazah di dalam sumur,” ujar Widianto.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan keluarga, mereka menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi maupun pemeriksaan medis lebih lanjut.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, hingga koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. 

Selain itu, warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian darurat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami tetap melaksanakan penyelidikan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kejadian dan memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV