SUARA INDONESIA

Tak Dapat Siswa Baru, MI Cokroaminoto Luwung Banjarnegara Bertahan dengan Enam Murid

Iwan Setiawan - 18 July 2026 | 19:07 - Dibaca 52 kali
Peristiwa Tak Dapat Siswa Baru, MI Cokroaminoto Luwung  Banjarnegara Bertahan dengan Enam Murid
Parsini, Kepala MI Cokroaminoto Luwung, memberikan keterangan kepada awak media di depan sekolah. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA BANJARNEGARA - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cokroaminoto Luwung di Desa Luwung, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengawali tahun ajaran 2026/2027 dengan tantangan tersendiri.

Hingga masa penerimaan peserta didik baru berakhir, sekolah tersebut belum mendapatkan satu pun siswa baru. Akibatnya, jumlah peserta didik yang belajar dari kelas I hingga kelas VI saat ini hanya enam siswa.

Kepala MI Cokroaminoto Luwung, Parsini, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi tidak adanya lulusan Taman Kanak-kanak (TK) maupun Raudhatul Athfal (RA) di desa setempat yang melanjutkan ke sekolah tersebut. 

Selain itu, persaingan dengan sekolah lain, baik negeri maupun swasta, juga menjadi tantangan tersendiri dalam memperoleh peserta didik baru.

"Memang jumlah murid kami sangat minim. Namun, bersama teman-teman guru kami akan terus berusaha agar ke depan sekolah ini memiliki lebih banyak siswa," ujar Parsini, Sabtu (18/7/2026).

Kondisi serupa sebenarnya sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun ajaran sebelumnya, MI Cokroaminoto Luwung hanya menerima satu siswa baru.

Meski demikian, keterbatasan jumlah murid tidak menyurutkan semangat para guru untuk terus memberikan layanan pendidikan yang terbaik.

Semangat tersebut membuahkan hasil. Salah satu siswa MI Cokroaminoto Luwung berhasil meraih juara tenis meja tingkat Kecamatan Rakit. Prestasi itu diraih setelah menjalani latihan secara intensif, bahkan tetap berlatih selama masa liburan sekolah.

"Alhamdulillah, meski jumlah siswa kami sangat sedikit, salah satu siswa berhasil menjadi juara tenis meja tingkat kecamatan berkat latihan yang rutin, bahkan saat liburan. Ini membuktikan bahwa sekolah dengan murid sedikit juga mampu meraih prestasi." ujarnya.

Saat ini, MI Cokroaminoto Luwung masih membuka pendaftaran peserta didik baru. Pihak sekolah berharap semakin banyak orang tua memberikan kepercayaan kepada sekolah tersebut, sehingga keberadaan madrasah tetap terjaga dan dapat terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus di Desa Luwing. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV