SUARA INDONESIA, MALANG- Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al Falah Ploso Kediri, KH. Fahim Royani, secara resmi memberikan restu kepada Ali Murtadlo (Gus Tadlo) untuk maju dalam bursa pemilihan calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Kiai yang akrab disapa Gus Fahim ini saat menghadiri acara Halal Bihalal Alumni Santri PP Al Falah Ploso se-Malang Raya yang digelar di Ponpes Mamba'unnur, Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, Anggota Dewan Syuro DPP PKB ini menekankan pentingnya bagi seorang santri untuk tetap memegang teguh jati diri dan etika di manapun mereka berkecimpung, termasuk di dunia politik.
"Yang penting sebagai seorang santri harus bisa menjaga perilakunya dan bisa menempatkan diri. Seorang santri harus berkhidmat untuk umat, jangan sampai lupa diri," ujar Gus Fahim.
Ali Murtadlo atau Gus Tadlo sendiri merupakan alumni senior PP Al Falah Ploso yang menimba ilmu di Kediri pada rentang tahun 1991 hingga 1998.
Dukungan dari pengasuh ini menjadi modal spiritual dan moral yang signifikan bagi Gus Tadlo di tengah persaingan internal partai yang cukup ketat.
Diketahui, Gus Tadlo tengah bersaing dengan enam kandidat kuat lainnya dalam pemilihan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang kali ini. Para pesaing tersebut antara lain, Khofidah (Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur), Kholiq (Ketua DPC Petahana sekaligus Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang), serta Muslimin (Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang).
Selanjutnya, Abdullah Satar (Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang), Nur Muthiah Faridah (Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang), dan Hikmah Bafaqih (Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur).
Hadirnya restu dari keluarga besar Ploso ini diprediksi akan memperkuat posisi Gus Tadlo di mata partai berbasis konstituen Nahdliyin dan jaringan alumni pesantren di wilayah Kabupaten Malang tersebut. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi