SUARA INDONESIA

Terima SK dari DPP, PPP Probolinggo Pasang Target Agresif di Pemilu 2029

Saifullah - 15 June 2026 | 15:06 - Dibaca 57 kali
Politik Terima SK dari DPP, PPP Probolinggo Pasang Target Agresif di Pemilu 2029
Suasana penyerahan SK oleh DPW PPP Jatim ke DPC PPP Kabupaten Probolinggo dan diterima langsung oleh Mahdi. (Foto: Saifullah/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, PROBOLINGGO - DPC Partai Persatuan Pembangunan atau PPP Kabupaten Probolinggo periode 2026-2031 resmi menerima Surat Keputusan dari DPP PPP. SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, di Kantor DPW PPP Jawa Timur, Senin (15/6/2026).

Dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono itu, Mahdi kembali dipercaya menakhodai DPC PPP Kabupaten Probolinggo. Ia didampingi Abdul Manaf sebagai sekretaris dan Amin Haddar sebagai bendahara.

Turunnya SK tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru konsolidasi PPP di Kabupaten Probolinggo. Setelah kembali mendapatkan legitimasi kepengurusan, PPP langsung menyiapkan agenda penguatan struktur dari tingkat cabang hingga ranting.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Abdul Manaf, mengatakan pihaknya akan segera bergerak cepat setelah menerima SK. Fokus awal kepengurusan baru ialah menata kembali struktur partai di tingkat PAC dan ranting.

“Insya Allah kita akan tancap gas untuk menguatkan struktur ke bawah, dengan melakukan penataan PAC dan kepengurusan ranting,” terang Abdul Manaf.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi, menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan ialah menggelar rapat bersama pengurus harian DPC. Rapat tersebut akan menjadi pintu masuk untuk menyusun agenda organisasi dan strategi politik PPP lima tahun ke depan.

“Tentunya langkah awal kita akan menggelar rapat bersama pengurus harian DPC. Kemudian DPC akan mengadakan Musyawarah Anak Cabang atau Musancab, setelah itu kita mengadakan Musyawarah Ranting atau Musran,” jelas Mahdi.

Konsolidasi tersebut tidak hanya bersifat administratif. PPP Probolinggo juga mulai menyiapkan peta kerja politik menuju Pemilihan Legislatif 2029. Targetnya jelas, PPP ingin memperkuat posisi di DPRD Kabupaten Probolinggo.

Mahdi menyebut, saat ini PPP memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo. Sementara jumlah daerah pemilihan di Kabupaten Probolinggo sebanyak tujuh dapil. Karena itu, PPP menargetkan minimal satu kursi di setiap dapil.

“Kita sekarang punya enam kursi, sedangkan di Kabupaten Probolinggo ini ada tujuh dapil. Target kita, setiap dapil terisi 2 kursi,” tegasnya.

Mahdi juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin maju sebagai calon legislatif melalui PPP. Menurutnya, partai akan memaksimalkan kader internal sekaligus membuka kesempatan bagi figur potensial di luar struktur partai.

“Kita akan memaksimalkan kader-kader dan membuka seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin menjadi caleg PPP,” pungkasnya.

Dengan komposisi kepengurusan baru ini, PPP Kabupaten Probolinggo menghadapi tantangan berat. Mesin partai harus bergerak lebih rapi, basis tradisional harus dijaga, dan dapil kosong harus digarap lebih serius.

SK dari DPP menjadi modal awal, tetapi kerja elektoral di lapangan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kepemimpinan Mahdi lima tahun ke depan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Saifullah
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV