SUARA INDONESIA

Bupati Karimun Harapkan Hasil Sensus Jadi Fondasi Percepatan Ekonomi dan Peningkatan PAD

Syahid Bustomi - 15 June 2026 | 16:06 - Dibaca 31 kali
Pelayanan Publik Bupati Karimun Harapkan Hasil Sensus Jadi Fondasi Percepatan Ekonomi dan Peningkatan PAD
Bupati Karimun, Iskandarsyah, saat meresmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Karimun, Senin (15/6/2026). (Foto: Syahid Busthomi/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, KARIMUN - Bupati Karimun, Iskandarsyah, meresmikan Pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang di gelar Badan Pusat Statistik (BPS)di halaman rumah dinas Bupati, Senin (15/6/2026).

Dalam sambutannya Bupati Karimun mengatakan, sensus ekonomi merupakan data sebagai modal dalam proses membangun daerah ke depan.

Selain menjadi barometer pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan, juga menjadi bahan evaluasi kegiatan - kegiatan yang akan dicapai.

Di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Iskandarsyah menekankan bahwa data ekonomi yang presisi bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen vital dalam pengambilan kebijakan pemerintah. 

"Saya berharap dan juga merupakan komitmen kami untuk menjadikan hasil sensus ini sebagai peta jalan utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Iskandarsyah.

Ia juga menjelaskan, hasil SE 2026 juga menjadi fungsi aktual untuk menjawab dua tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Karimun saat ini, yaitu membuka lapangan kerja dan peningkatan PAD.

"Ada dua indikator yang menjadi tantangan pemerintah daerah, salah satunya membuka lapangan pekerjaan baru dengan mengidentifikasi potensi pertumbuhan UMKM yang terintegrasi dengan sektor pariwisata," ungkap Iskandarsyah.

Kemudian menjadi dasar peningkatan PAD melalui pemetaan kebijakan yang tepat guna mempermudah proses investasi serta penyederhanaan perizinan bagi para pelaku usaha.

Bupati juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku usaha dari skala mikro hingga besar, untuk menerima kedatangan petugas dengan tangan terbuka dan memberikan informasi yang jujur. 

"Partisipasi aktif dari masyarakat adalah kontribusi nyata dalam membangun kekuatan ekonomi daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Karimun," katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, mengungkapkan sebanyak 207 petugas yang akan dikerahkan dalam pelaksanaan SE 2026 untuk melakukan pendataan di 14 kecamatan se Kabupaten Karimun.

"Dalam pelaksanaan nanti, para petugas akan melakukan pendataan dengan target  mencakup sekitar 90.000 kepala keluarga serta 20.000 pelaku usaha, mulai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hingga perusahaan skala besar," kata Lulus.

Menurutnya, BPS juga menerapkan metode pendataan yang fleksibel dan berbasis kesepakatan waktu (janji temu) demi kenyamanan responden.

Lulus menyampaikan, petugas lapangan siap melakukan penyesuaian kunjungan pada sore atau malam hari agar tidak mengganggu aktivitas kerja masyarakat maupun operasional para pelaku usaha.

Menanggapi potensi kekhawatiran masyarakat, BPS juga memberikan garansi penuh terkait keamanan informasi. Melalui kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kerahasiaan data responden dijamin sesuai undang-undang yang berlaku. 

"Seluruh data yang disampaikan masyarakat murni digunakan untuk keperluan statistik pembangunan dan dipastikan tidak memiliki kaitan dengan urusan perpajakan," tegasnya 

Pencanangan SE 2026 di Karimun ditandai dengan pemasangan rompi petugas sensus oleh Bupati Iskandarsyah kepada petugas.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap keberhasilan pendataan skala nasional di seluruh wilayah Bumi Berazam. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Syahid Bustomi
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV