SUARA INDONESIA, MALANG - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang resmi memulai babak baru kepengurusan periode 2026–2031.
Setelah menerima Surat Keputusan (SK) resmi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB pada Sabtu (4/7/2026), jajaran pengurus baru langsung tancap gas melakukan penguatan struktur, mempererat soliditas kader, dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Kepengurusan di bawah nakhoda baru ini berkomitmen penuh membawa DPC PKB Kota Malang menjadi organisasi politik yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial politik.
Prioritas utama yang akan segera digulirkan adalah konsolidasi internal hingga ke tingkat ranting, yang dibarengi dengan penguatan fungsi pelayanan, pendidikan politik, serta pemberdayaan warga.
Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih, menegaskan bahwa turunnya SK ini merupakan awal dari tanggung jawab besar yang wajib dipikul bersama secara kolektif.
Ia meminta seluruh jajaran pengurus tidak hanya fokus menjaga kekompakan internal, melainkan juga melahirkan kerja politik nyata yang berdampak langsung bagi publik.
"Kami akan segera bekerja menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Seluruh jajaran pengurus harus bergerak bersama, memperkuat organisasi, menyerap aspirasi masyarakat, dan memastikan perjuangan PKB benar-benar memberikan manfaat bagi warga Kota Malang," ujar Hikmah Bafaqih saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).
Demi membangun iklim politik yang inklusif dan partisipatif, DPC PKB Kota Malang periode 2026–2031 juga siap memperluas sinergi dengan berbagai elemen strategis. Mulai dari organisasi kemasyarakatan, akademisi, tokoh agama, kelompok pemuda, hingga komunitas lokal demi kemaslahatan umat.
Berbekal semangat kebersamaan dan profesionalisme, kepengurusan baru ini optimistis mampu memperkokoh posisi PKB sebagai jembatan aspirasi utama warga. Sekaligus, menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan Kota Malang yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi