SUARA INDONESIA

Pantai Nanggelan Jember: Suguhkan Dua Pengalaman dalam Satu Waktu, Mantai dan Mendaki

Fathur Rozi - 23 July 2025 | 16:07 - Dibaca 4.72k kali
Wisata Pantai Nanggelan Jember: Suguhkan Dua Pengalaman dalam Satu Waktu, Mantai dan Mendaki
Pantai Nanggelan, Tempurejo, Jember, Jawa Timur. (Foto: Fathur Rozi/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, JEMBER - Pantai Nanggelan, sebuah wisata alam di Jember Selatan yang berada di balik bukit. Menawarkan pantai yang asri nan sejuk dengan ombak landai, cocok untuk mandi dan berenang santai tanpa takut terseret air laut.

Tak hanya wisata bahari, pendakian bukit sebagai jalur menuju pantai, juga menjadi daya tarik dari Nanggelan. Suguhkan dua pengalaman dalam sekali mendayung: mantai dan mendaki.

Nanggelan sendiri, menjadi salah satu lokawisata yang nyaman untuk bersantai dan menikmati alam, mengingat lokasinya yang belum banyak terjamah menjadikan tempat itu bersih dan terkesan private island bagi pengunjung.

Harga tiketnya pun tak mahal, Nanggelan hanya mematok Rp 10.000 untuk setiap motor yang terparkir di lokasi sebelum pendakian Bukit. Tak peduli jumlah wisatawan yang berkunjung, hitungannya tetap per motor.

Sayangnya, jalur untuk menuju Wisata Nanggelan kurang memadai, semisal jalan di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, kondisinya kurang layak alias ancur, tanah dan batu menganga menjadi penyambut bagi setiap motor yang lewat.

Jalur kedua, nasibnya kurang lebih sama. Jalan yang berada di Desa Ungkalan, Kecamatan Ambulu, kondisinya juga belum diaspal dan dipenuhi pasir halus di sepanjang jalan.

Tentu kedua jalur itu tidak cocok dilewati saat musim hujan, mengingat jalannya yang masih berupa tanah. Terlebih lagi saat malam hari, sebab keduanya tidak memiliki penerang jalan dan jauh dari pemukiman warga.

Namun, tantangan itu, memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung, salah satu yakni Diki Febrianto, wisatawan asal Lumajang yang kebetulan berkunjung ke Pantai Nanggelan.

Menurutnya, Nanggelan memberikan pemandangan dan tempat yang luar biasa, seolah berada di pulau pribadi. "Jadi ini sepadan, meski jalan menuju kesini rusak dan jauh. Tapi wisata alamnya luar biasa," jawabnya, Selasa (22/7/2025). (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Fathur Rozi
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV