SUARA INDONESIA

Diktis Kemenag RI Hadiri Pembukaan Porsi Jawara di UIN KHAS Jember, Ini Pesannya

Ambang Hari Laksono - 02 November 2023 | 13:11 - Dibaca 1.09k kali
Advertorial Diktis Kemenag RI Hadiri Pembukaan Porsi Jawara di UIN KHAS Jember, Ini Pesannya
Prof. Dr. H. Ahmad Zainul Hamdi saat memberi sambutan dalam pembukaan Porsi Jawara di UIN KHAS Jember. (Foto: Yuni/Suaraindonesia.co.id)

JEMBER, Suaraindonesia.co.id - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Ahmad Zainul Hamdi, menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Seni, dan Ilmiah se Jawa Madura (Porsi Jawara) yang digelar di Lapangan Imam Nahrowi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS), Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (01/11/2023).

Prof. Inung, panggilan akrab Direktur Diktis saat menyampaikan gagasannya pada pembukaan Porsi Jawara menegaskan bahwa, seluruh peserta wajib bertanding dengan baik dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas.

“Meski meraih gelar juara itu penting, saling kenal mengenal, dan kerjasama jauh lebih penting menuju kelanggengan hidup pasca kuliah,” ujarnya.

“Meraih piala itu penting, tetapi lebih penting tambahlah jumlah kenalan kalian,” sambungnya.

Tak terbayangkan, imbuh Prof. Inung, betapa sedih dan malu mahasiswa PTKIN, jika misalkan salah satu atlet dikabarkan patah kaki karena ulah kompetitornya.

Dia berpesan, agar rektor bidang kemahasiswa dan ketua kontingen terus bersiaga, mengantisipasi terjadinya konflik fisik antar peserta. Ingatkan, bahwa yang kita hadapi bukan musuh yang harus dimusnahkan, tetapi kawan yang selamanya wajib dirangkul.

“Hadirlah disini (Porsi Jawara) sebagai sahabat, dan kawan,” Pesannya bekali-kali.

Lebih lanjut Prof. Inung memotivasi, kekuatan dan kecerdasan tidak menggaransi kehidupan siapapun, melainkan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan (the most adaptable to the change), sebagai makna lain dari kolaborasi.

Dia berharap, siapapun yang menang nanti, mampu meningkatkan keterampilannya melalui praktik nyata di tengah-tengah masyarakat. “Kalau ada Qori yang menang atau tidak sekali pun, suatu saat saya ingin mendengarkan hasil rekaman mereka, agar saya bisa menikmati lantunan ayat-ayat itu sambil mengendari mobil,” pesannya berharap agar mahasiswa percaya diri dengan kemampuannya.

Tidak jauh berbeda dengan Prof. Inung, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hefni Zain menyampaikan, Unity in Diversity atau Persatuan di dalam Perbedaan sebagai tema Porsi Jawara kali ini memiliki 5 makna mendalam.

Yaitu, Ta’aruf (saling mengenal), Tafaahum (saling memahami), Taroohum (saling menyayangi), Ta’awun  (saling membantu). Kemudian yang terakhir, muncul Taghyir (perubahan), untuk mencapai tujuan hidup yang lebih baik.

Selain itu, Prof. Hefni mengutip pernyataan Direktur Diktis, terkait pentingnya meningkatkan standar dan level setiap kontingen.

Menurutnya, wejangan tersebut layak sebagai bahan evaluasi. Memang seharusnya capaian prestasi itu lahir dari proses-proses yang riil, bukan hasil rekayasa kecurangan, apalagi melalui lomba yang abal-abal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara nasional.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan Porsi Jawara, Prof. Hefni mengaku sering menyampaikan kepada tim pelaksana bahwa UIN KHAS Jember tidak harus menjadi juara umum.

Malah, Prof. Hefni mengulang pernyataannya, panitia itu harus menjadi pelayan terbaik, sebagai tuan rumah yang baik, dan menjunjung tinggi fair play dan sportivitas. Tujuannya, agar satu sama lain saling akrab, dan saling menguatkan.

Yasyuddu Ba’duhum Ba’dhon,” pungkas Prof. Hefni seraya mengutip penggalan hadis tentang pentingnya saling menguatkan.

Sebagai informasi, Porsi Jawara untuk pertama kalinya diselenggarakan di UIN KHAS Jember. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi mahasiswa PTKIN se Jawa Madura, mulai dari cabang lomba olahraga, seni, dan ilmiah.  

Dua tahun lalu, pelaksanan lomba se Jawa Madura ini dikenal dengan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM). Karena akronim yang sulit diingat, akhirnya Forum Warek Tiga PTKIN se Jawa Madura bersepakat untuk diganti menjadi Porsi Jawara. (Adv)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ambang Hari Laksono
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV