SUARA INDONESIA

Aset Bank Jatim Tembus Rp118 Triliun, Kredit Tumbuh Hampir 16 Persen

Redaksi - 11 September 2025 | 21:09 - Dibaca 1.10k kali
Advertorial Aset Bank Jatim Tembus Rp118 Triliun, Kredit Tumbuh Hampir 16 Persen
Tampak Gedung Bank Jatim. (Foto: dok. Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang paruh pertama 2025. Hal itu disampaikan dalam paparan Public Expose 2025 yang digelar secara daring pada Kamis (11/9/2025).

Direktur Bisnis Menengah, Korporasi, dan Jaringan Bank Jatim, Arif Suhirman, menegaskan bahwa perusahaan memiliki sasaran untuk menjadi bank pembangunan daerah yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memiliki keunggulan kompetitif.

“Visi kami adalah menjadi BPD nomor satu di Indonesia. Untuk itu, hingga akhir 2025 kami fokus pada tiga sasaran utama, yakni peningkatan kualitas aset dan liabilitas, pendalaman ekosistem digital, serta perluasan skala bisnis,” ujar Arif.

Fokus pada Aset dan Ekosistem Digital 

Arif menjelaskan, kualitas aset dan liabilitas ditingkatkan dengan strategi penyaluran kredit yang prudent, selektif, dan berprofil risiko terukur. Dana pihak ketiga juga terus dioptimalkan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan.

Sementara itu, pendalaman ekosistem digital ditempuh dengan mengintegrasikan seluruh lini bisnis, mulai dari keuangan pemerintah daerah, UMKM, hingga layanan masyarakat ke dalam platform digital yang cepat, mudah, dan aman.

“JConnect sebagai brand digital Bank Jatim terus tumbuh, baik dari sisi jumlah pengguna maupun utilitas transaksinya,” jelas Arif.

Pertumbuhan Bisnis dan Aksi Korporasi 

Selain pertumbuhan organik, Bank Jatim juga menempuh ekspansi melalui aksi korporasi. Sejak akhir 2024, perseroan melakukan penyertaan modal kepada sejumlah BPD melalui pola Kelompok Usaha Bank (KUB) dan menerbitkan obligasi berkelanjutan.

“Aksi korporasi ini diharapkan mempercepat pertumbuhan bisnis dan memperluas skala usaha Bank Jatim,” tambah Arif.

Kinerja Keuangan Menguat 

Hingga triwulan II 2025, total aset konsolidasi Bank Jatim mencapai Rp118,15 triliun, tumbuh 16,71 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Laba bersih konsolidasi tercatat Rp811 miliar, naik 30,64 persen YoY.

Secara individu, aset Bank Jatim sebesar Rp101,75 triliun atau naik 0,51 persen YoY, dengan laba bersih Rp703 miliar atau tumbuh 13,26 persen YoY.

Kredit individu juga mencatatkan pertumbuhan 15,91 persen YoY, dengan portofolio kredit konsumtif mencapai Rp35,79 triliun (tumbuh 12,75 persen YoY) dan kredit produktif Rp31,51 triliun (tumbuh 19,71 persen YoY).

“Optimalisasi tenaga kerja dan monitoring berkala membuat penyaluran kredit konsumtif dan produktif tumbuh maksimal,” kata Arif.

Memperkuat Jaringan dan Agen Jatim 

Arif menambahkan, kekuatan Bank Jatim juga ditopang oleh jaringan konvensional yang tersebar di seluruh Jawa Timur, didukung jaringan digital untuk memperluas akses masyarakat.

Bank Jatim juga memperkuat Agen Jatim dengan jumlah 14.008 agen. Agen ini tidak hanya meningkatkan transaksi perbankan, tetapi juga berkontribusi pada penyaluran kredit melalui metode referral.

“Selain memperluas basis nasabah, kami terus meningkatkan jumlah transaksi lewat berbagai promo produk dan layanan,” ujar Arif.

Komitmen Keberlanjutan 

Di luar kinerja bisnis, Bank Jatim berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan. Pada 2024, penyaluran kredit ramah lingkungan mencapai Rp5,65 triliun. CSR perusahaan juga disalurkan di sektor pendidikan, kesehatan, budaya, serta kegiatan sosial lain.

“Kami memiliki komitmen menjaga lingkungan hidup melalui kegiatan pelestarian yang nilainya meningkat setiap tahun,” tutup Arif. (Adv)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Redaksi
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV