SUARA INDONESIA, BLORA — Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora memperkuat pengelolaan jaringan internet pemerintah daerah melalui tiga langkah utama, yakni efisiensi anggaran, optimalisasi infrastruktur, dan evaluasi berkelanjutan.
Kepala Dinkominfo Blora, Pratikto Nugroho, mengatakan kebijakan standarisasi dan integrasi layanan internet yang lebih terpusat terbukti mampu menekan anggaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Melalui sistem terpusat, pengelolaan jaringan menjadi lebih terukur, efisien, dan mudah dikendalikan. Ini penting agar tidak terjadi pemborosan, tetapi kualitas tetap terjaga,” ujarnya, saat ditemui diruang kerjanya, belum lama ini.
Pratikto mengatakan dari hasil evaluasi, anggaran kebutuhan internet Pemkab Blora yang semula mencapai Rp2,56 miliar dengan kapasitas 7,8 Gbps berhasil ditekan menjadi Rp1,90 miliar dengan kebutuhan 7,4 Gbps.
Dengan demikian, terdapat efisiensi sebesar Rp650,9 juta. Selain efisiensi, Dinkominfo juga melakukan optimalisasi jaringan yang sudah ada di masing-masing OPD.
Menurut Pratikto, sebagian besar perangkat daerah sebenarnya telah memiliki router, sehingga tidak perlu lagi melakukan langganan internet secara mandiri.
“Yang kami lakukan adalah menambah access point dan menata ulang manajemen jaringan agar distribusi internet lebih merata sesuai kebutuhan kinerja dan pelayanan,” katanya.
Ia menjelaskan, kebutuhan access point di tiap OPD berbeda-beda, tergantung kondisi ruangan dan sekat bangunan. Semakin banyak sekat, semakin banyak pula perangkat yang dibutuhkan agar koneksi tetap stabil.
Optimalisasi ini juga dibarengi dengan penataan tata kelola jaringan, termasuk pengaturan bandwidth dan penyebaran akses agar tidak terjadi penumpukan penggunaan di titik tertentu. Dengan sistem ini, OPD tidak lagi perlu berlangganan jaringan secara terpisah.
“Layanan jaringan internet pemerintah menjadi perhatian utama. Karena itu, Dinkominfo turut membantu mulai dari pemasangan kabel hingga penguatan infrastruktur jaringan di perangkat daerah,” ujarnya.
Langkah berikutnya adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja jaringan di seluruh OPD.
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diterapkan tetap efektif dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.
“Kami akan terus mengevaluasi, sehingga antara efisiensi anggaran dan kualitas layanan bisa berjalan seimbang,” kata Pratikto.
Melalui tiga langkah tersebut efisiensi, optimalisasi, dan evaluasi, Dinkominfo Blora menargetkan pengelolaan jaringan internet pemerintah daerah semakin terintegrasi, stabil, dan mampu mendukung pelayanan publik berbasis digital secara maksimal.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Team Work |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi