SUARA INDONESIA, PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi menetapkan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 sebagai acara utama atau main event dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat sektor wisata olahraga (sport tourism) sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah.
Penetapan tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Emado's Padang, Jumat (10/7/2026).
Dari data yang didapat minat masyarakat untuk berpartisipasi tercatat sangat tinggi. Hingga konferensi pers digelar, sudah tercatat 3.150 peserta yang mendaftar dari target keseluruhan 3.500 pelari. Masa pendaftaran secara resmi ditutup pada hari yang sama.
Sebagian besar peserta (69,55 persen) berasal dari Sumatera Barat, disusul peserta dari Riau (11 persen), Sumatera Utara (5,83 persen), serta berbagai provinsi lain di Indonesia.
"BOM Run tahun ini menjadi main event dari rangkaian Hari Jadi Kota Padang yang ke-357, kami ingin memastikan event ini menjadi milik seluruh warga Kota Padang, menampilkan wajah kota yang ramah, indah, dan siap menggerakkan seluruh potensi ekonomi daerah," ujar perwakilan Pemko Padang, Adril.
Tingginya jumlah peserta diharapkan membawa dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Pemko Padang pun telah menyiapkan booth komersial khusus bagi pelaku UMKM di lokasi kegiatan, agar produk dan kuliner khas Minangkabau dapat dinikmati ribuan peserta maupun pengunjung.
Ketua Pelaksana Hari Jadi ke-357, Corri Saidan, menegaskan acara ini selaras dengan tema besar perayaan tahun ini: "Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City", sebagai langkah nyata menuju pengakuan Kota Padang sebagai Kota Gastronomi versi UNESCO.
BOM Run 2026 akan dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan titik start dan finish di kawasan Pantai Purus Danau Cimpago. Peserta akan melintasi sejumlah destinasi ikonik Kota Padang, antara lain Jembatan Siti Nurbaya, Masjid Al-Hakim, Gunung Padang, Bukit Gado-Gado, Pantai Air Manis, hingga kawasan Kota Tua.
Panitia juga telah memperkenalkan perlengkapan resmi peserta seperti jersey, medali, dan nomor dada (BIB). Selain lari, rangkaian perayaan 7–9 Agustus 2026 juga menghadirkan pawai telong-telong, gowes massal, festival selaju sampan, prosesi makan bajamba, dan pameran produk unggulan.
Pemko Padang mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turut berpartisipasi aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ini. (Adv)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Anggun Fitria |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
Komentar & Reaksi