SUARA INDONESIA

BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Lindungi 264 Siswa Magang SMKN 1 Jatirejo

M.Ganefudin - 27 July 2026 | 14:07 - Dibaca 33 kali
Advertorial BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Lindungi 264 Siswa Magang SMKN 1 Jatirejo
Penyerahan bukti perlindungan jaminan sosial bagi 264 siswa SMKN 1 Jatirejo selama 6 bulan magang kerja. (Foto: dok. BPJS Ketenagakerjaan)

SUARA INDONESIA, SURABAYA – Sebanyak 264 siswa SMKN 1 Jatirejo resmi mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang di berbagai perusahaan.

Perlindungan tersebut berlaku selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan memberikan kepastian perlindungan bagi para calon tenaga kerja Indonesia.

Program perlindungan ini merupakan hasil kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 1 Jatirejo dalam memastikan seluruh peserta magang memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan sejak memasuki dunia kerja.

Selama menjalani praktik kerja di perusahaan, para siswa memiliki potensi menghadapi berbagai risiko, mulai dari kecelakaan kerja saat beraktivitas hingga risiko perjalanan menuju maupun pulang dari lokasi magang.

Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para siswa mendapatkan perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sehingga dapat menjalankan proses pembelajaran dengan lebih aman dan nyaman.

Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 1 Jatirejo, Novita, mengatakan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari tanggung jawab sekolah dalam mempersiapkan peserta didik memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

"Dunia kerja tidak hanya menuntut kompetensi, tetapi juga kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap risiko kerja. Karena itu, kami berkomitmen memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh siswa yang mengikuti program magang," ujar Novita.

"Dengan adanya perlindungan ini, siswa dapat lebih fokus belajar, orang tua merasa lebih tenang, dan perusahaan tempat magang pun memiliki kepastian bahwa peserta didik telah terlindungi selama menjalankan aktivitas kerja," lanjut dia.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti, menjelaskan bahwa peserta magang merupakan bagian dari ekosistem ketenagakerjaan yang juga memiliki risiko kerja sehingga perlu mendapatkan perlindungan jaminan sosial sejak dini.

"Kami percaya bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak mengenal usia maupun status pekerjaan. Peserta magang yang sedang belajar di dunia industri juga berhak memperoleh rasa aman saat menjalankan aktivitasnya," kata Theresia.

"Melalui perlindungan ini, apabila terjadi risiko kecelakaan kerja, peserta akan mendapatkan manfaat sesuai ketentuan sehingga tidak menimbulkan beban finansial bagi keluarga. Inilah wujud kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja Indonesia, termasuk para siswa magang," imbuhnya.

Theresia melanjutkan, pemberian perlindungan kepada siswa magang juga menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar jaminan sosial ketenagakerjaan sejak usia sekolah.

Dengan memahami pentingnya perlindungan sejak dini, diharapkan para lulusan nantinya akan memiliki kesadaran untuk terus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ketika memasuki dunia kerja.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi sekolah menengah kejuruan lainnya untuk memberikan perlindungan kepada seluruh peserta didik yang menjalani praktik kerja lapangan.

Kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih aman, produktif, dan berdaya saing.

Melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja di dunia industri, tetapi juga mendapatkan kepastian perlindungan atas risiko yang mungkin terjadi.

Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan kompetensi, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan masa depan sebagai tenaga kerja yang unggul, profesional, serta terlindungi. (Gan)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : M.Ganefudin
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV