SUARA INDONESIA

Tak Hanya Berbahan Desar Emas, Ini Fakta Unik URK TE 1995

Wildan Mukhlishah Sy - 16 September 2022 | 13:09 - Dibaca 3.06k kali
Artikel Tak Hanya Berbahan Desar Emas, Ini Fakta Unik URK TE 1995
Uang Rupiah Khsus Kemerdekan Republik Indonesia Tahun Emisi 1995 (Foto: Istimewa)
JEMBER- Uang Rupiah Khusus Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1995 (URK TE 19955) yang berbahan dasar emas dengan kadar 23 karat resmi ditarik dari peredaran per tanggal 30 Agustus 2022 yang lalu. 

Meski URK TE 1995 dengan Seri Demokrasi pecahan 300000 dan Seri Presiden Republik Indonesia (RI) pecahan 850000 tersebut telah ditarik dari peredaran serta tidak lagi sah digunakan untuk alat pembayaran. Selain bahan dasar emas dengan kadar 23 karat dua uang rupian ini rupanya juga memiliki fakta unik lain.

Diantaranya ialah batas penukarannya yang berlaku hingga 10 Tahun, dimulai sejak 30 Agustus 2022 sampai dengan 30 Agustus 2032 mendatang. Uang rupiah ini bisa ditukarkan di Bank Indonesia pusat maupun perwakilan yang ada di daerah masing-masing serta bank-bank umum lain.

Selain itu, dalam bentuk fisik dua uang rupiah ini memiliki desain berbeda dari uang logam biasa yang beredar di masyarakat.

URK TE 1995 Seri Demokrasi pecahan 300000 merupakan uang rupiah logam dengan desain fisik bagian muka bertuliskan teks BANK INDONESIA yang melengkung di bagian atas, dilanjutkan tahun terbit, di bagian kiri bertuliskan 19 dan di bagian kanan 95, kemudian di bagian bawah terdapat teks nominal yakni 300000 RUPIAH, sementara di bagian tengah terdapat lambang negara Burung Garuda dan di bagian tepi diisi dengan 50 bintang yang melingkari gambar utama.

Untuk bagian belakang URK TE 1995 pecahan 300000 ini di bagian tengan terdapat gambar Temu Wicara bapak Soeharto selaku presiden RI saat itu dengan masyarakat, kemudian di bagian atas terdapat logo DHN-45, untuk bagian bawah terdapat teks 50 TAHUN RI dan di bagian sisinya terdapat untaian 50 butur padi yang melingkar.

Lalu, bagian samping terdapat lima buah garis di empat tempat yang berbeda, logo perum Peruri, taks 17g serta nomer seri yang terdiri dari lima angka. Untuk bahan dasar URK ini menggunakan emas dengan kadar 23 karat dan memiliki berat 17 gram.

Kemudian, URK TE 1995 pecahan 850000 juga dibuat dalam bentuk uang logam dengan gambar muka bagian atas bertuliskan BANK INDONESIA, kemudian di bagian kiri 19 dan bagian kanan 95, lalu di bagian bawah bertuliskan teks nominal 850000 RUPIAH dan di bagian tangan gambar lambang negara Burung Garuda kemudia di bagian tepi terdapat 50 bintang yang mengelilingi gambar utama.

Sementara untuk bagian belakangnya terdapat gambar presiden Soeharto, lalu di bawahnya diisi dengan lambang DHN-45 kemudian bagian tepi dalam tertulis LIMA PULUH TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA dan di tepi bagian luar terdapat 50 bintang yang melingkari gambar utama.

Berbeda dengan URK Seri Demokrasi pecaha 300000, Seri Presiden RI pecahan 850000 ini, pada dibagian samping diisi dengan lima buah garis di empat tempat berbeda, logo perum Peruri, teks 50g dan nomer seri dari lima angka. URK ini berbahan dasar emas dengan kadar 23 karat dan memiliki berat 50 gram. (Ree)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV