SUARA INDONESIA, CILACAP - Warga Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah memiliki tradisi khusus di setiap bulan Syura yang disebut dengan memetri bumi.
Kali ini, tradisi tahunan yang digelar rutin ini berlangsung meriah. Selain dimeriahkan oleh kehadiran Tarmin Ngaklak Selebgram dan Youtuber lokal ternama asal Banyumas yang biasa membuat konten video lucu, juga diramaikan dengan karnaval hasil bumi.
Untuk diketahui, memetri bumi digelar Senin (6/7/2026) kemarin, sebagai bentuk rasa syukur warga sekitar atas rezeki maupun hasil bumi yang telah mereka terima selama satu tahun terakhir.
Tak ketinggalan, hiburan wayang kulit yang menjadi daya tarik juga disuguhkan untuk lebih memeriahkan acara yang syarat dan kental akan adat budaya ini.
Ada pula pentas seni kuda kepang Tanggul Angin Pantai Selatan yang menarik dan menjadi salah satu pusat perhatian.
"Kemarin warga bersama pemerintah desa Karangtawang mengadakan tasyakuran bumi, sebagai bentuk rasa syukur warga atas segala limpahan karunia dari Allah SWT," ujar Kepala Seksi Pelayanan Desa Karangtawang Sarman di Balai Desa setempat, Selasa (7/7/2026).
Sarman mengaku tradisi memetri bumi di tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini lantaran diramaikan dengan kirab gunungan hasil bumi yang dibuat oleh sejumlah kelompok tani.
"Untuk kirab hasil bumi baru tahun ini, kalau tahun sebelumnya hanya sedekah bumi saja, sembelih kerbau dan wayangan," ungkapnya.
Ia menambahkan, terdapat sedikitnya lima gunungan berisi aneka sayur mayur, buah-buahan dan lainnya yang diarak dari Balai Desa menuju kediaman Kepala Desa setempat.
"Ada lima gunungan hasil bumi terdiri dari empat gunungan dari kelompok tani dan satu gunungan dari panitia, diarak keliling desa. Setelah diarak, hasil bumi ini lalu diperebutkan oleh warga," bebernya.
Sementara terkait kehadiran bintang tamu Tarmin Ngaklak ini, diungkapkan Sarman selain memeriahkan acara, juga untuk menghibur warga.
"Intinya untuk menghibur warga, apalagi di Desa Karangtawang banyak konten kreator juga. Warga juga menyambut antusias, dan mereka cukup terhibur dengan kehadiran Tarmin Ngaklak," ujarnya.
Sedangkan untuk hiburan wayang kulit yang disuguhkan, panitia mengundang dalang muda berbakat Ki Dalang Yogi Aditya dari Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan.
"Sebelum pertunjukan wayang, Pak Kades juga sempat memainkan wayang atau mucuki istilahnya. Tidak lama, hanya setengah jam," terang Sarman.
Melalui tradisi memetri bumi ini diharapkan selain membawa keberkahan bagi warga, juga mempererat kerukunan antar warga serta terhindar dari bencana.
"Semoga warga Desa Karangtawang selalu dalam lindungan Allah SWT, dan semakin sejahtera, kemudian makmur, bahagia," pinta Sarman.
Selain itu, warga dapat melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan oleh leluhur terdahulu. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi