SUARA INDONESIA

Dorong Akses Pembiayaan Inklusif, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Kredit Motor Tanpa DP

Wildan Mukhlishah Sy - 26 March 2026 | 11:03 - Dibaca 708 kali
Ekbis Dorong Akses Pembiayaan Inklusif, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Kredit Motor Tanpa DP
Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairul Fajar. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SUMENEP - Upaya memperluas akses layanan keuangan berbasis syariah terus dilakukan PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda. Terbaru, bank milik daerah tersebut, meluncurkan program pembiayaan kendaraan bermotor tanpa uang muka (DP 0 persen) sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan skema yang lebih ringan.

Program tersebut, menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan, khususnya di sektor pembiayaan produktif dan konsumtif yang tetap berlandaskan prinsip syariah. Kemudahan akses menjadi fokus utama agar layanan keuangan tidak hanya dinikmati segmen tertentu, tetapi menjangkau lebih luas.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan yang fleksibel dan terjangkau.

“Melalui program pembiayaan kendaraan ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki motor impian tanpa terbebani uang muka. Ini juga menjadi solusi agar aktivitas, termasuk silaturahmi saat Lebaran, bisa berjalan lebih lancar,” ujar Fajar, Rabu (25/03/2026).

Ia menjelaskan, selain tanpa DP, program tersebut juga menawarkan proses pengajuan yang tidak berbelit serta waktu pencairan yang relatif cepat. Skema angsuran yang ringan, diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi nasabah dalam mengelola keuangan.

Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan menjadi alasan utama perusahaan terus menghadirkan inovasi layanan. Terlebih, mobilitas yang tinggi kini menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

"Kami memastikan proses pengajuan pembiayaan dilakukan secara sederhana dan cepat, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta sesuai dengan ketentuan syariah," tambahnya.

Lebih lanjut, Fajar menilai kepemilikan kendaraan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pribadi, tetapi juga berdampak langsung terhadap produktivitas. Dengan akses transportasi yang memadai, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan.

Program itupun, diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan sarana transportasi untuk menunjang aktivitas bisnis mereka.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, BPRS Bhakti Sumekar tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam mengambil pembiayaan. Perencanaan keuangan yang matang dinilai penting agar kewajiban angsuran tidak menjadi beban di masa mendatang.

“Dengan adanya kendaraan pribadi, masyarakat bisa lebih produktif, baik untuk bekerja maupun menjalankan usaha. Ini sejalan dengan upaya kami dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Diinformasikan, layanan pembiayaan kendaraan tanpa DP tersebut, dapat diakses melalui kantor cabang terdekat maupun kanal informasi resmi yang disediakan. Program tersebut berlaku dengan sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan sesuai prinsip syariah.(*) 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV