SUARA INDONESIA

Ekonomi Sumenep Tumbuh 4,85 Persen, Sektor Riil Jadi Penopang

Wildan Mukhlishah Sy - 18 June 2026 | 18:06 - Dibaca 1.38k kali
Ekbis Ekonomi Sumenep Tumbuh 4,85 Persen, Sektor Riil Jadi Penopang
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SUMENEP – Perekonomian Kabupaten Sumenep menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2025.

Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat laju pertumbuhan ekonomi (LPE) mencapai 4,85 persen atau meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 3,77 persen.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, saat membacakan Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Rabu (17/06/2026) kemarin. 

"Pada tahun 2025 laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep tumbuh 4,85 persen atau lebih baik dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 sebesar 3,77 persen," ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi itu ditopang oleh berbagai sektor riil yang menjadi basis perekonomian daerah, khususnya sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Pemerintah daerah menilai sektor-sektor produktif tersebut masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Sumenep.

Hal itu terlihat dari tingginya capaian indikator sektor pertanian, kehutanan dan perikanan selama tahun 2025.

"Meningkatnya kontribusi sektor pertanian, perikanan dan kehutanan dalam perekonomian dengan indikator Pertumbuhan PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan terealisasi sebesar 1.390,57 persen," ungkap Wabup.

Selain itu, daya saing investasi daerah juga terus diperkuat dengan capaian indikator Incremental Capital Output Ratio (ICOR) sebesar 84,56 persen. Di sisi lain, kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 87,10 persen dari target yang telah ditetapkan.

Tidak hanya pertumbuhan ekonomi yang meningkat, pemerataan ekonomi juga menunjukkan perkembangan positif. Indeks Gini Kabupaten Sumenep tercatat sebesar 0,221 dan menjadi yang terendah di Jawa Timur.

"Indeks Gini Kabupaten Sumenep turun menjadi 0,221 pada Tahun 2025 dan merupakan yang terendah di Jawa Timur," kata Imam.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga diikuti dengan distribusi kesejahteraan yang semakin merata di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai kinerja ekonomi tersebut merupakan hasil pelaksanaan berbagai program pembangunan yang mengacu pada visi daerah "Sumenep Unggul, Mandiri dan Sejahtera". 

Diinformasikan, selama tahun 2025, pemerintah daerah melaksanakan 242 program, 470 kegiatan, dan 634 sub kegiatan melalui 55 OPD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*) 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV