SUARA INDONESIA, GRESIK – Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) menghadirkan berbagai panggung hiburan dan aneka layanan masyarakat dalam Festival Tumpeng Nasi Krawu yang digelar di Wisata Edukasi Gresik Universal Science (GUS) Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah pelayanan dokumen kependudukan.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik secara khusus akan membuka pelayanan tujuh jenis dokumen kependudukan, diantaranya perekaman KTP elektronik, pelayanan pembuatan KIA, KK, surat keterangan pindah, akta perkawinan bagi non muslim, akta kelahiran dan akta kematian.
“Benar, kami akan membuka pelayanan Adminduk di Festival Tumpeng Nasi Krawu teman-teman jurnalis KWGe, semua pelayanan mencakup tujuh dokumen kependudukan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kabupaten Gresik, Apri Widyastik, Senin (22/6/2026).
Apri menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan ribuan blanko untuk memberikan pelayanan dokumen kependudukan tersebut. Sehingga masyarakat maupun pengunjung yang hadir dalam Festival Tumpeng Nasi Krawu bisa mendapatkan pelayanan terbaik.
“Kami menyiapkan 1500 blanko untuk pengurusan tujuh dokumen kependudukan,” terangnya.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Gresik, Muhammad Hari Syawaludin menyatakan bahwa pelayanan tujuh dokumen kependudukan rutin dibuka setiap tahun dalam acara Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe.
“Semua pelayanan mencakup tujuh dokumen kependudukan, setiap tahun kami selalu bekerjasama dengan teman-teman KWGe dalam acara Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe memperingati Hari Pers Nasional. Tujuannya untuk memberikan pelayanan kependudukan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara Ketua Panitia Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe menerangkan, pelayanan dokumen kependudukan nantinya akan dibuka pada puncak acara yakni Minggu 28 Juni 2026 sejak pukul 08.00 WIB di Aula Masjid Robah Maksum Wisata Edukasi Gresik Universal Science (GUS) Balongpanggang.
“Lokasinya di Aula Masjid Robah Maksum, layanan administrasi kependudukan oleh Dispendukcapil Gresik buka mulai jam 8 pagi,” jelasnya.
Selain pelayanan dokumen kependudukan, Festival Tumpeng Nasi Krawu yang dihelat selama dua hari pada Sabtu-Minggu (27-28/6/2026) juga akan diisi oleh serangkaian acara, mulai panggung teatrikal, lomba mewarnai dan seni tari.
Ada pula tenan UMKM, hingga berbagai pelayanan masyarakat. Puncaknya adalah penobatan Festival Tumpeng Nasi Krawu sebagai rekor MURI. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi