SUARA INDONESIA

Jelang Lebaran Produksi UKM Olahan Salak Di Jombang Banjir Pembeli

Gono Dwi Santoso - 26 April 2022 | 08:04
Features Jelang Lebaran Produksi UKM Olahan Salak Di Jombang Banjir Pembeli
JOMBANG - Suasana asri dan  nyaman saat kami berkunjung untuk melihat langsung pembuatan olahan dari buah salak yang ada di desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. 

Begitu sampai lokasi kami dari team media suara Indonesia.co.id  langsung di sambut oleh owner olahan salak kunara, Kuswartono kami di ajak untuk melihat lihat lihat proses pembuatan olahan dari buah salak di rumah produksi nya, Minggu (24/04/2022). 

Kuswartono mengatakan, awal mula memulai usaha olahan salak ini karena melihat buah salak asli Indonesia ini kurang diminati oleh masyarakat.
"Terus saya berusaha untuk berinovasi membuat produk olahan dari buah salak agar buah salak ini  dinikmati oleh masyarakat dan generasi kekinian," terangnya. 

Pertama kali usaha olahan salak berawal dari biji salak yang dibuang, karena harga salak hancur pada saat itu. Hingga akhirnya Kuswartono berinovasi mengolah biji salak serbuk hitam dari biji salak. 

"Bahan baku nya di peroleh dari sekitar tetangga rumah kanan kiri karena banyak tanaman salak di daerah sini," lanjutnya. 

Kuswartono mengungkapkan, untuk saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 ini, order atau pemesanan camilan berbahan baku salak ini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan order yang sama pada Lebaran tahun sebelumnya. 

Meski begitu, peningkatan order camilan olahan Salak ini terjadi pada pemesanan sistem online. Sedangkan untuk pembelian sistem offline masih menurun. 

"Jadi yang mulai laku itu, mereka-mereka yang di pasar online, walaupun belum semuanya. Tapi pasar offline menurun sedikit, muncul yang online hari ini," ujarnya. 

Di tempat ini, berbagai macam makanan olahan dan minuman berbahan baku Salak diproduksi. Mulai dari Jenang Salak, Bakery, Keripik Salak, Pleret, nastar, stik, sirup, es krim, sari buah Salak, hingga kopi dari biji Salak. 

"Kalau yang dari daging Salak banyak turunannya. Kemudian yang dari air daging (Salak) itu, saya jadikan sirup, saya jadikan sari buah," beber Kuswartono. 

Selain itu, Kuswartono mampu juga mampu memproduksi sabun dari biji Salak serta teh dari kulit buah Salak. Dari sekian produk, Jenang Salak merupakan ikon dari Sentra Olahan Salak. 

"Kenapa Jenang, karena Jenang produk yang saya anggap banyak menolong orang. Mulai dari kemasannya itu saya memberdayakan masyarakat miskin ada 5 KK (Kepala Keluarga), dan mohon maaf mereka memang orang-orang pinggiran," pungkasnya. 

Dari usaha produksi olahan Salak ini, Kuswartono mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 8 orang  yang bekerja di Sentra Olahan Salak Kunara yang ada di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. 

Dirinya juga mampu memberdayakan 5 KK untuk membuat anyaman kemasan Jenang Salak beserta proses produksinya omzet penjualan kisaran 50 sampai 75 juta perbulan. 

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya