SUARA INDONESIA

Nikmatnya Minum Kopi, Berikut 5 Jenis Kopi Yang Wajib Kamu Ketahui

Ambang Hari Laksono - 01 August 2022 | 13:08
Features Nikmatnya Minum Kopi, Berikut 5 Jenis Kopi Yang Wajib Kamu Ketahui

SUARA INDONESIA - Kopi merupakan salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia setelah teh. Tidak jarang anak muda hingga orang tua menyukai kopi ini. Jika anda pernah mengkonsumsi kopi, tentunya anda akan lebih mengenal jenis-jenis kopi itu sendiri.

Tapi bagaimana dengan Anda, pecinta kopi pemula? Anda tentu masih belum banyak mengetahui informasi mengenai jenis-jenis biji kopi. Ternyata tidak hanya ada satu jenis, biji kopi.

Berikut ini adalah daftar jenis biji kopi yang wajib Anda ketahui:

1. Kopi Arabika

Kopi arabika aslinya berasal dari Brazil. Kopi arabika merupakan salah satu jenis kopi yang pertama kali ditemukan dan dibudidayakan oleh manusia hingga saat ini.

Kopi arabika memiliki ciri-ciri morfologi tanaman sebagai berikut; Kopi arabika memiliki takaran yang agak dalam, daunnya tipis, percabangan tanamannya lentur, ukuran bijinya kecil dan berwarna hijau tua sampai merah tua. Tanaman kopi jenis ini membutuhkan waktu 9 bulan untuk berbunga dan berbuah. Kopi arabika ini tumbuh pada ketinggian kurang lebih 700-1700 m dpl (di atas permukaan laut) dengan suhu rata-rata 16-20 derajat Celcius.

Kelemahan dari jenis kopi arabika ini adalah merupakan salah satu jenis kopi yang cukup rentan terhadap penyakit Hemileia vastratix (HV) atau sering disebut dengan penyakit karat daun. Namun, kualitas bijinya jauh lebih baik daripada kopi Liberica dan Robusta. Kopi arabika juga terkenal dengan aromanya yang enak dan kuat.

Kopi arabika saat ini mendominasi sebagian besar pasar kopi dunia dan harganya jauh lebih tinggi dibandingkan jenis kopi lainnya. Di Indonesia sendiri Anda bisa menemukan jenis kopi arabika ini dari Aceh hingga Papua.

2. Kopi Robusta

Kopi robusta awalnya ditemukan di negara Kongo. Kopi jenis ini juga dapat tumbuh baik di atas ketinggian 400-700 m dpl (di atas permukaan laut) dengan suhu rata-rata 21-24 derajat Celcius. Kopi robusta jauh lebih tahan terhadap penyakit karat daun. Biasanya kopi jenis ini membutuhkan waktu sekitar 10-11 bulan untuk proses pembuahan dari bunga hingga menjadi buah.

Kelemahan dari jenis kopi robusta ini adalah rasanya yang kurang stabil dan cenderung lebih pahit dibandingkan kopi arabika. Harganya juga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kopi Arabica, sehingga di Indonesia jenis kopi Robusta ini juga dikenal dengan “kopi murah”.

3. Kopi Luwak

Nah, jika jenis kopi yang satu ini, tentunya Anda sudah sering mendengarnya bukan? Karena kopi yang satu ini begitu terkenal di Indonesia dan memang memiliki hasil yang paling utama di Indonesia. Kopi ini merupakan hasil fermentasi dari perut Luwak sendiri.

Kopi luwak juga dijual dengan harga tertinggi dibandingkan biji kopi lainnya. Karena prosesnya juga begitu unik, karena kopi ini merupakan kopi arabika yang dimakan oleh luwak atau memiliki hubungan dengan luwak. Namun tidak semuanya bisa dicerna oleh luwak itu sendiri, biasanya bijinya akan dibuang.

4. Kopi Liberika

Kopi Liberica berasal dari Liberia, Afrika Barat. Kopi liberica bisa tumbuh sekitar 9 meter dari permukaan tanah. Jenis kopi ini memiliki daun, bunga, cabang, buah, dan pohon yang lebih besar dibandingkan dengan Arabika dan Robusta. Kopi liberika sedikit rentan terhadap penyakit HV Hemileia vastratix atau sering disebut dengan penyakit karat daun.

Meski memiliki kualitas buah yang relatif rendah, jenis kopi liberik ini mampu berbuah sepanjang tahun dan juga dapat tumbuh cukup baik di daerah dataran rendah.

5. Kopi Excelsa

Kopi excelsa berasal dari Afrika Barat, pertama kali jenis kopi ini ditemukan di dekat Danau Chad. Kopi ekselsa ini sangat cocok dibudidayakan di daerah dataran rendah yang masih basah. Kopi jenis ini juga sangat mudah dibudidayakan, karena kopi excelsa tidak terlalu rentan terhadap penyakit. Kopi ini juga bisa ditanam di lahan gambut.

Nah, itulah beberapa jenis kopi yang wajib kamu ketahui. Semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan kita.

Pewarta : Ambang Hari Laksono
Editor : Ambang Hari Laksono

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya