SUARA INDONESIA

Apem Kuah Pandan Buatan Alumni SMKN 1 Jember Ini, Dijual Rp 3.000 Saja

Yuni Amalia - 30 April 2024 | 07:04 - Dibaca 4.74k kali
Ekbis Apem Kuah Pandan Buatan Alumni SMKN 1 Jember Ini, Dijual Rp 3.000 Saja
Apem pandan buatan Mama A'as warga Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur.(Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, JEMBER – Salah satu jajanan desa yang wajib dicoba adalah apem kuah pandan buatan Mama A’as.

Jajanan rakyat ini, dijual pagi hari di Desa Cumedak akses jalan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Harganya murah dan tidak bikin bolong di kantong, hanya Rp 3.000 per porsi sudah dijamin puas.

Rasanya tidak pernah bohong, bikin anda nambah lagi. Jika telat, bakalan tidak kebagian karena memang banyak pesanan.

"Satu porsi berisi 2 apem sudah dapat dua buah sudah plus dapat kuah santan cukup Rp 3.000 saja. Jika jauh, bisa pesan online dulu,” kata A’as dalam keterangannya.

Biasanya, apem yang dia buat dipesan borongan oleh sekolah taman kanak-kanak di beberapa wilayah desa tetangga.

“Kadang pesan sampai 100 porsi ada yang 300 porsi. Itu makanan sehat untuk anak sekolah TK,” sebutnya.

A’as memastikan, apem yang dia buat terbuat dari bahan pilihan. Malai dari tepung, pewarna makanan maupun santan asli.

“Kita memang memprioritaskan kepuasan pelanggan. Jadi, untuk rasa, kita jamin mantul. Bisa dicoba,” ungkap perempuan lulusan SMKN 1 Jember ini.

Untuk rasa, kata A'as, tergantung pesanan. Mulai dari rasa nangka, pisang tergantung pesanan.

"Rasa tergantung selera dan harga. Bukan hanya pandan. Yang penting harga sepakat dan puas, kami siap melayani," pungkasnya.

Sementara salah seorang pelanggan bernama Sumarni mengaku puas berlangganan apem kuah buatan Mama A’as.

Selain murah, rasanya juga tidak mengecewakan. “Empuk dan puas tentunya. Murah yang terpenting dan puas,” akui Sumarni.

Minat dan penasaran, bisa pesan melalui pesan singkat 0822-3223-4479. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Yuni Amalia
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV