SUARA INDONESIA

Bupati Fauzi Tegaskan Pengentasan Kemiskinan sebagai Program Prioritas Pemkab Sumenep

Wildan Mukhlishah Sy - 28 May 2024 | 15:05 - Dibaca 432 kali
News Bupati Fauzi Tegaskan Pengentasan Kemiskinan sebagai Program Prioritas Pemkab Sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wangsujodo saat diwawancarai awak media. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SUMENEP- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wangsujodo menyebut, pengentasan kemiskinan merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat selaku pelayan masyarakat.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan terus bekerja keras memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui berbagai macam program.

“Pemkab terus bekerja keras dalam hal itu. Jangan khawatir, karena itu prioritas kami sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (28/5/2024).

Dirinya menjelaskan pihaknya, akan terus melibatkan para pelaku usaha dalam event-event yang diselenggarakan Pemkab Sumenep, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pria yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyebut, pihaknya terus menekankan isu pengentasan kemiskinan dalam setiap rumusan bersama DPRD setempat. 

“Itulah kebijakan kami dalam menyelesaikan kemiskinan. Setiap upaya ada proses yang harus dilalui,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi langkah dukungan Badan Eksekutif Mahasiswa Sumenep (Bemsu) terkait isu pengentasan kemiskinan, saat melakukan aksi di depan kantor Bupati Sumenep pada Senin (27/5/2024) kemarin. 

Melalui aksi itu, Bemsu meminta Pemkab Sumenep untuk segera menyelesaikan persoalan kemiskinan di Kota Keris.

Diketahui dari data BPS, Sumenep menempati angka ketiga kemiskinan di Jawa Timur dengan rincian jumlah penduduk miskin berada di angka 206.100 jiwa atau sekitar 18,70 persen dari total populasi. 

Meski begitu, angka kemiskinan di Sumenep mengalami penurunan dari 20,55 persen turun ke angka 18,76 persen dan saat ini telah menyusut di angka 18,7 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sumenep mengalami peningkatan yang signifikan ke angka 5,35 persen di tahun 2023.

Kenaikan juga terjadi dari sisi produksi, pada semua lapangan usaha, dengan angka tertinggi ada pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yakni 11,47 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan terbesar ada pada sektor komponen pengeluaran konsumsi Lembaga Non Profit (LNPRT) sebesar 10,19 persen, diiringi hampir seluruh komponen. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV