SUARA INDONESIA

Perjalanan Pendidikan Sanitiar Burhanuddin: Dari Talaga Hingga Gelar Doktor Hukum

Aditya Mulawarman (Magang) - 21 October 2024 | 07:10 - Dibaca 1.88k kali
News Perjalanan Pendidikan Sanitiar Burhanuddin: Dari Talaga Hingga Gelar Doktor Hukum
Sanitiar Burhanuddin Jaksa Agung Republik Indonesia/(instagram/@stburhanuddin_)

SUARA INDONESIA, JAKARTA - Pada Minggu, 20 Oktober 2024, Indonesia resmi memasuki babak baru dalam kepemimpinan nasional. 

Prabowo Subianto, mantan Menteri Pertahanan dan seorang tokoh militer yang memiliki perjalanan politik panjang, dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia. 

Bersama Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden, keduanya dilantik di Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Senayan, Jakarta. 

Pelantikan ini menjadi sorotan besar publik dan media, mengingat Gibran merupakan figur muda yang mulai mencuat di kancah politik dalam beberapa tahun terakhir.

Segera setelah pelantikannya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan susunan kabinet untuk periode 2024-2029 yang diberi nama Kabinet Merah Putih. 

Kabinet ini terdiri dari 53 menteri dan kepala badan, yang sebagian besar merupakan gabungan tokoh berpengalaman dan profesional muda. 

Salah satu nama yang menarik perhatian publik adalah penunjukan kembali Sanitiar Burhanuddin sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia.

Sanitiar Burhanuddin bukanlah sosok baru dalam pemerintahan. Pria kelahiran Cirebon pada 17 Juli 1954 ini telah lama berkarier di dunia hukum, khususnya di institusi Kejaksaan. 

Karier Burhanuddin dimulai pada tahun 1989 sebagai staf di Kejaksaan Tinggi Jambi. 

Sejak saat itu, ia terus menapaki karier hingga mencapai posisi-posisi penting di Kejaksaan Agung, termasuk sebagai direktur eksekusi dan eksaminasi, serta Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.

Dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Sanitiar Burhanuddin pertama kali dilantik sebagai Jaksa Agung pada 23 Oktober 2019. 

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia hukum, penunjukan kembali Burhanuddin di Kabinet Merah Putih merupakan sinyal bahwa Prabowo menginginkan kesinambungan dalam penegakan hukum di Indonesia.

Sanitiar Burhanuddin mengawali pendidikan dasarnya di SD Negeri Talaga dan SMP Negeri Talaga, Majalengka. 

Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMEA Negeri Magelang, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, di mana ia meraih gelar sarjana hukum. 

Tak hanya berhenti di sana, Burhanuddin juga meraih gelar magister manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen Labora Jakarta pada tahun 2001, dan melanjutkan hingga meraih gelar doktor dari Universitas Satyagama.

Dedikasinya yang tinggi terhadap dunia hukum menjadikan Burhanuddin sebagai salah satu tokoh yang dihormati di kalangan penegak hukum di Indonesia. 

Dalam masa jabatannya sebagai Jaksa Agung, ia dikenal sebagai figur yang tegas dan berkomitmen untuk memerangi korupsi serta menjaga supremasi hukum di Indonesia. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aditya Mulawarman (Magang)
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV