SUARA INDONESIA, GRESIK – Kontestasi pemilihan ketua umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Gresik dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) 2026 yang berlangsung di Aula Putri Mijil, Kompleks Pendopo Kabupaten Gresik berjalan lancar.
Hasilnya, Suharto terpilih lagi sebagai ketua umum Percasi Kabupaten Gresik masa bakti 2026–2030 setelah unggul dengan perolehan 10 suara, ia adalah kandidat petahana yang juga menjabat ketua umum Percasi Kabupaten Gresik di periode sebelumnya. Sementara kandidat nomor urut dua yakni Ir. H. Fauzi Noer mendapatkan 8 suara.
Muscab Percasi Kabupaten Gresik mengusung tema “Meneguhkan Solidaritas, Merawat Sportivitas, dan Mengukir Prestasi Catur Kabupaten Gresik”, fokus utama Muscab kali ini adalah melakukan evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya. Sehingga diharapkan menjadi titik balik kebangkitan olahraga catur di Kota Pudak agar mampu bersaing di level regional maupun nasional.
Ketua Panitia Pelaksana Muscab Percasi Kabupaten Gresik 2026, Sayuto menekankan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi harus dikelola sebagai energi positif untuk melahirkan kepemimpinan yang amanah.
"Prestasi tidak lahir dari kerja satu atau dua orang saja, melainkan dari ekosistem yang sehat, kompak, dan saling mendukung," ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Nasihin, perwakilan KONI Kabupaten Gresik. Ia menilai pelaksanaan Muskab Percasi 2026 sangat istimewa karena menjadi satu-satunya cabang olahraga yang konsisten melakukan sosialisasi secara transparan dan teratur selama dua periode terakhir.
“Fokus utama pasca musyawarah adalah rekonsiliasi dan menyatukan visi seluruh pengurus dari 18 kecamatan guna memberikan kontribusi terbaik bagi prestasi olahraga Gresik hingga 2030,” harap Nasihin.
Mewakili Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jawa Timur., Yusuf Santriono turut memberikan apresiasi tinggi terhadap tata kelola organisasi di Gresik.
Namun, ia mengingatkan pentingnya penguatan struktur melalui pemahaman AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO), khususnya koordinasi antara Percasi tingkat kecamatan dengan klub/komunitas.
“Kunci kesuksesan catur daerah adalah mobilisasi massa yang masif. Hal ini nantinya akan bermuara pada lahirnya atlet-atlet yang membanggakan bagi Jawa Timur,” jelasnya.
Sebagai informasi, Muscab Percasi Kabupaten Gresik 2026 dihadiri sebanyak 60 undangan yang terdiri dari berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain 17 Pengurus PERCASI Kabupaten Gresik, Tokoh-tokoh Catur di wilayah Gresik, Perwakilan dari Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, Pengurus KONI Kabupaten Gresik serta Perwakilan Pengprov PERCASI Jawa Timur.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi