SUARA INDONESIA, KARIMUN - Usai diresmikan secara virtual bersamaan dengan tujuh kabupaten/kota lainnya di Indonesia, oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, Senin (15/6/2026), Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun resmi beroperasi.
Dengan demikian, saat ini total MPP di seluruh Indonesia mencapai 313 unit, yang menjadi tempat pelayanan secara terpadu untuk memudahkan seluruh masyarakat dalam pengurusan administrasi dan dokumen.
Dalam peresmian tersebut, Menteri PANRB, Rini Widyantini, menekankan bahwa MPP di era modern harus menjadi motor penggerak reformasi birokrasi yang transformatif, transparan, dan inklusif.
Arahan tersebut disambut Bupati Karimun, Iskandarsyah, dengan penuh semangat dan optimis. Ia menegaskan, bahwa kehadiran MPP bukan sekadar penggabungan loket fisik saja, namun berdiri atas dasar komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dengan inovasi yang berorientasi untuk kemudahan dan kepuasan masyarakat.
"Filosofi kami sederhana, Orang datang membawa harapan, pulang membawa kebahagiaan. Saya berkomitmen penuh agar seluruh urusan masyarakat dapat diselesaikan dengan cepat dan mudah," ujar Iskandar.
"Jika belum selesai di hari yang sama, sistem digital kami akan memastikan prosesnya transparan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang terkatung-katung," lanjutnya.
Menerapkan inovasi "Jemput Bola" menjadi karakter tersendiri bagi Kabupaten Karimun dengan wilayah kepulauan, menjadi tantangan unik yang disikapi dengan langkah progresif, seperti perekaman KTP-elektronik langsung di lapangan untuk usia 17 tahun ke atas.
Selain itu, Bupati Karimun menambahkan, untuk memangkas biaya transportasi dan waktu masyarakat, pemerintah daerah sedang mematangkan strategi zonasi pelayanan yang terbagi menjadi Zona Karimun (meliputi wilayah Karimun, Selat Gelam, dan Kecamatan Buru), Zona Kundur (melayani 3 kecamatan di Pulau Kundur, serta Kecamatan Ungar dan Belat), serta Zona Moro (melayani wilayah Moro, Sugie Besar, dan Durai).
"Pelayanan di luar gedung MPP ini akan dioptimalkan melalui perwakilan di Kantor Kecamatan Kundur dan Kantor Kecamatan Moro, guna memastikan akses yang semakin dekat bagi warga di pulau-pulau terkecil," jelasnya.
Untuk mendukung efisiensi, masyarakat kini dapat mengakses berbagai informasi, jenis layanan, hingga syarat administrasi melalui situs resmi yang dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kabupaten Karimun.
"Saya titipkan MPP ini kepada seluruh masyarakat Karimun agar dimanfaatkan semaksimal mungkin," ucap Bupati.
"Kami terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan berkelanjutan, karena tujuan akhir kita adalah membuat pelayanan di daerah ini semakin dekat, semakin mudah, dan semakin membahagiakan masyarakat," pungkasnya.
Acara grand opening MPP di Karimun dihadiri langsung oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Syahid Bustomi |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi