SUARA INDONESIA

Polres Blora Wujudkan Mimpi Sarni Miliki Rumah Layak Setelah Menanti 30 Tahun

Team Work - 16 June 2026 | 18:06 - Dibaca 178 kali
Pelayanan Publik Polres Blora Wujudkan Mimpi Sarni Miliki Rumah Layak Setelah Menanti 30 Tahun
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto bersama Baznas Blora dirumah Sarni (90), warga Dukuh Pojok, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, penerima manfaat bedah rumah melalui program Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Foto: Dok. Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BLORA - Mimpi Sarni (90), warga Dukuh Pojok, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, untuk memiliki rumah yang lebih layak akhirnya mulai terwujud. 

Setelah lebih dari 30 tahun tinggal di rumah sederhana berlantai tanah dengan kondisi serba terbatas, hunian yang ditematinya kini dibedah melalui program Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Program bedah rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi Polres Blora dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu yang membutuhkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut dia, rumah yang layak menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap keluarga karena bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang tumbuh dan berkembang bagi anggota keluarga.

"Rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan tempat tumbuhnya harapan, kebahagiaan, dan masa depan keluarga," ujar Kapolres, Selasa (16/6/2026).

"Karena itu, membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak merupakan bagian dari upaya membangun kesejahteraan bersama," lanjutnya.

Selama puluhan tahun, Sarni bersama keluarganya tinggal di rumah berukuran sekitar 40 meter persegi dengan kondisi yang memprihatinkan. 

Lantai rumah masih berupa tanah, sementara sejumlah bagian bangunan telah mengalami kerusakan akibat faktor usia.

Putranya, Sukarjo (66), yang bekerja sebagai pedagang es keliling, selama ini berupaya memenuhi kebutuhan keluarga dengan penghasilan yang terbatas. 

Bahkan hingga kini keluarga tersebut masih menyalur listrik dari rumah tetangga karena belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Meski hidup dalam keterbatasan, keluarga Sarni tidak pernah kehilangan semangat. Mereka tetap menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh kesabaran dan rasa syukur sembari berharap suatu saat dapat memperbaiki kondisi rumah yang mereka tempati.

Harapan yang selama ini tersimpan akhirnya mendapat jawaban melalui program bedah rumah yang digagas Polres Blora dan Baznas Kabupaten Blora. 

Bantuan tersebut disambut haru oleh keluarga karena menjadi kesempatan untuk menikmati hunian yang lebih layak setelah menunggu selama puluhan tahun.

Program bedah rumah itu tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi Sarni yang kini memasuki usia senja. Rumah yang lebih aman dan nyaman diharapkan dapat membuatnya menjalani hari-hari tua dengan lebih tenang bersama keluarga.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bagi Sarni dan keluarganya, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa mimpi yang dipelihara selama puluhan tahun pada akhirnya dapat menjadi kenyataan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Team Work
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV