SUARA INDONESIA

Mendukbangga Cek MBG 3B di Banjarnegara, Kader TPK Diminta Perkuat Pencegahan Stunting

Iwan Setiawan - 18 June 2026 | 09:06 - Dibaca 42 kali
Pelayanan Publik Mendukbangga Cek MBG 3B di Banjarnegara, Kader TPK Diminta Perkuat Pencegahan Stunting
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, berdiskusi dengan kader TPK se-Banjarnegara saat berdiskusi di Balai Desa Batur. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA BANJARNEGARA – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus 3B bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berjalan tepat sasaran saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (17/6/2026).

Kunjungan tersebut dikemas dalam agenda Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kabupaten Banjarnegara sekaligus peninjauan kesiapan distribusi MBG 3B yang menyasar kelompok prioritas.

Wihaji mengapresiasi capaian Banjarnegara yang berhasil meraih predikat TPK terbaik tingkat nasional pada tahun 2025.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pendampingan keluarga di masyarakat.

“Pada tahun 2025 TPK di sini menjadi yang bagus di tingkat nasional, oleh karena itu saya kunjungi. Saya gembira bisa ketemu pahlawan-pahlawan keluarga yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjarnegara ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI agar seluruh jajaran pemerintah lebih banyak turun ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan secara langsung, termasuk memastikan pelaksanaan program MBG 3B berjalan sesuai target.

Program MBG 3B merupakan intervensi gizi yang ditujukan khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Selain memastikan distribusi makanan bergizi, kader TPK juga memiliki tugas melakukan validasi sasaran, pengawasan kualitas makanan, serta edukasi gizi kepada penerima manfaat.

Wihaji menyebutkan, Kabupaten Banjarnegara memiliki sekitar 23 ribu sasaran penerima manfaat MBG 3B. Dari jumlah tersebut, sekitar 8 ribu orang telah menerima program setiap harinya.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki program pemberian makan bergizi secara khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, melengkapi program makan bergizi untuk anak sekolah yang telah diterapkan di berbagai negara.

Meski distribusi program berjalan baik, Wihaji memberikan perhatian terhadap angka stunting di Banjarnegara yang masih berada di angka 20,9 persen atau sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 19,6 persen.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sejak Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) karena kondisi gagal tumbuh tersebut sulit diperbaiki apabila anak telah berusia di atas dua tahun.

Ia menilai Banjarnegara sebenarnya memiliki potensi sumber pangan yang melimpah, mulai dari sayuran hingga ketersediaan air bersih. Namun, pola asuh dan pola konsumsi masyarakat masih perlu ditingkatkan agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Karena itu, Wihaji meminta kader TPK yang terdiri dari kader Posyandu, kader KB, dan tenaga kesehatan untuk terus melakukan pendampingan kepada kelompok rentan, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita.

Pendampingan tersebut mencakup edukasi usia ideal pernikahan, pemenuhan gizi ibu hamil dan ibu menyusui, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga penguatan kesehatan fisik dan mental remaja sebagai upaya mencegah stunting sejak dini.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Mendukbangga ke Banjarnegara.

Menurutnya, kehadiran Menteri menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Amalia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjarnegara untuk terus menekan angka stunting dan mewujudkan target zero stunting melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat.

"Kami  berharap sinergi dengan pemerintah pusat terus diperkuat guna mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV