SUARA INDONESIA

Bupati Gresik Minta Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Syaifuddin Anam - 29 March 2021 | 22:03
Pemerintahan Bupati Gresik Minta Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

GRESIK - Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah terus berkomitmen mengurangi angka pengangguran di Gresik.

Bupati milenial itu menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo yang diterimanya, bahwa dimasa pandemi ini pemerintah tidak boleh merencanakan banyak hal. Tapi, fokus pada satu atau dua target perencanaan yang terukur.

Gresik sendiri memiliki tiga target yaitu penyelesaian banjir Kali Lamong, penyempurnaan insfrastruktur, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.

Oleh sebab itu, Gus Yani mengingatkan kepada kepada seluruh stekholder baik itu perusahaan pengguna tenaga kerja maupun pengerah tenaga kerja agar berkolaborasi dengan baik.

"Saya minta memprioritaskan penduduk Gresik sebagai tenaga kerja," tegas Gus Yani, saat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah pihak terkait, Senin (29/3/2021).

Orang nomor satu di Gresik ini menyatakan akan keliling ke beberapa perusahaan atau perusahaan pengerah tenaga kerja untuk memeriksa identitas pekerjanya.

“Kalau masih ada perusahaan yang mengutamakan orang luar Gresik dengan kompensasi tertentu, saya akan meminta kepada perusahaan penyedia tenaga kerja menghentikan kontraknya," tandasnya. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, banyak alumni SMK yang tidak terserap dunia kerja. Ini tidak sesuai dengan harapan pemerintah.

Pengusaha diharapkan ikut memikirkan hal tersebut. Misalnya, bekerja sama dengan lembaga pendidikan. Memberikan informasi kebutuhan tenaga kerja yang diinginkan. Begitu juga kepasa masyarakat sekitar perusahaan.

"Kami minta dukungan dari dunia industri dan pengusaha agar dapat membantu permasalahan ini," pinta Wabup Gresik.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut juga melibatkan Ketua DPRD Gresik, Abdul Qodir dan anggota Komisi IV DPRD Gresik.

Pewarta : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV