SUARA INDONESIA

Ustaz Syafiq Riza Basalamah: Pertolongan Allah Nyata Adanya, Jemputlah Dengan Berdo'a

Wilda Natasya - 16 November 2021 | 09:11
Pendidikan Ustaz Syafiq Riza Basalamah: Pertolongan Allah Nyata Adanya, Jemputlah Dengan Berdo'a

JEMBER-Sebagai manusia kita diperintahkan untuk selalu berusaha dan berdo'a, menyeimbangkan keduanya merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT tanpa menyombongkan kemampuan diri.

Sebab menurut ustaz Syafiq Riza Basalamah dalam kanal YouTube Aliyda Alhufaydz perkara kehidupan di dunia ini sesungguhnya memanglah berat hingga Allah SWT meringankannya untuk dipikul oleh manusia. 

"Tidak ada yang mudah dalam kehidupan ini kecuali Allah yang menjadikannya mudah," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, oleh karena itu mudah saja bagi-Nya untuk membolak-balik keadaan. Yang sulit dimudahkan pun yang mudah dapat dijadikan sulit. 

"Dan sesuatu yang sulit kala Allah berkehendak bisa jadi mudah, dan Allah menyuruh kita berdo'a," tambahnya.

Salah satu cara agar setiap perkara yang kita hadapi di dunia ini dimudahkan oleh Allah SWT adalah dengan cara berdo'a kepadanya memohon dengan sungguh-sungguh, sebagaimana yang telah di tegaskan dalam Al-Qur'an.

"Dan Tuhanmu berfirman, "Berdo'alah kepada-Ku niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak akan mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina ," QS Ghafir 60.

Dalam sejarah mencatat bahwa ketika Perang Badar terjadi, Rasulullah SAW tidak tidur di malam harinya, beliau berdo'a kepada Allah SWT bersungguh-sungguh memohon pertongan kepada-Nya, hingga Abu Bakar yang melihat betapa khusyu Nabi SAW berdo'a, berkata, Ya Rasulullah sesungguhnya Allah akan mengabulkan do'amu itu adalah janji-Nya.

Namun, Rasulullah tetap melanjutkan do'a yang tengah ia panjatkan, dalam do'a tersebut Nabi mengucapkan, 

اللهم انجز لي ما وعدتني، اللهم ات ما وعدتني اللهم ان تهلك هذه العصابةمن اهل الاسلام لا تعبد في الارض بعد اليوم

"Ya Allah penuhilah janji-Mu kepadaku, tepatilah janji-Mu kepadaku, Ya Allah kalau sahabat-sahabatku terbunuh hari ini, Engkau tidak akan lagi disembah di muka bumi ini ya Allah."

Dan Rasulullah SAW pun memenangkan pertarungan dalam Perang Badar tersebut dengan 305 pasukan Islam melawan 900-1000 orang pasukan Quraisy, pada tahun tanggal delapan Ramadan tahun kedua hijriah.

Setelah itu Allah pun menegaskan keadaan saat Perang Badar tersebut dalam Al-Qur'an surah kedelapan ayat sembilan.

"(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhan kamu, lalu itu dikabulkan-Nya untuk kamu, "Sungguh, Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut," QS An-Anfal 9.

Dari kejadian ini dapat diambil hikmah bahwa sesungguhnya Allah mengabulkan do'a hamba-hamba-Nya yang berdo'a kepadanya. 

Ustaz Syafiq Riza Basalamah juga berujar jika dipikirkan dengan logika manusia, pasukan 305 orang tidak akan mungkin bisa menang melawan pasukan 1000 orang. Namun, dengan bantuan oleh Allah maka mudah saja peperangan itu dimenangkan oleh para muslimin.

Dan ia juga menyayangkan bahwa masih banyak dari kita yang lebih mengandalakan usaha serta uang dalam menghadapi persoalan kehidupan ini.

"Tapi kadang kala kita kurang berdo'a, kita itu lebih percaya pada usaha kita, lebih sering bergantung pada fulus (uang) kita dari pada Allah SWT," tutupnya. 

Disinilah letak penting keseimbangan antara usaha dan juga do'a, karena sesungguhnya tidak ada manusia yang bisa melakukan sesuatu tanpa Allah yang membisakannya. (Ree/Wil)

Pewarta : Wilda Natasya
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV