SUARA INDONESIA

Ratusan Guru di Gresik Ikuti Workshop Penguatan Kualitas Kompetensi 

Rifki Ahmad - 13 July 2026 | 12:07 - Dibaca 46 kali
Pendidikan Ratusan Guru di Gresik Ikuti Workshop Penguatan Kualitas Kompetensi 
Workshop bertajuk Inspirational Teachers and Super Team di Hotel Horison GKB Gresik pada Minggu (12/7/2026). (Foto: Rifki/Suara Indonesia)

SUARA INSONESIA, GRESIK – Ratusan tenaga pendidik dari Yayasan Nurul Islam Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik mengikuti workshop untuk meningkatkan kompetensi 170 guru menjelang tahun ajaran baru.

Workshop bertajuk Inspirational Teachers and Super Team tersebut berlangsung di Hotel Horison GKB Gresik pada Minggu (12/7/2026). Peserta berasal dari tenaga pendidik jenjang MI, MTs, hingga SMK di bawah naungan Yayasan Nurul Islam.

Ketua Yayasan Nurul Islam, Ali Muchsin, mengatakan pihaknya menghadirkan trainer internasional Nafik Palil untuk memberikan energi positif sekaligus menyatukan visi seluruh lembaga pendidikan.

“Kami mendatangkan trainer internasional Nafik Palil untuk menyinergikan tiga lembaga beserta seluruh pegawai agar memiliki energi positif sebelum MPLS dan kegiatan belajar mengajar dimulai,” kata Ali.

Menurut Ali, peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam menghadirkan pola pembelajaran yang lebih modern. Perubahan dunia pendidikan juga menuntut guru dan tenaga kependidikan memperkuat kolaborasi.

Ia menilai keberhasilan sekolah tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam proses pendidikan.

“Target kami jelas, yakni mencetak generasi yang berakhlakul karimah dan memiliki adab yang baik. Di sisi lain, kami akan terus mengasah keterampilan siswa sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.

Yayasan Nurul Islam juga menetapkan target khusus bagi siswa jenjang MI. Setiap siswa diharapkan mampu menghafal Al-Qur’an, minimal Juz 30, sebelum menyelesaikan pendidikan.

“Untuk jenjang MI, kami menargetkan anak-anak sudah bisa tahfiz atau minimal hafal Juz 30 saat lulus,” jelas Ali.

Sementara itu, Kepala MI Nurul Islam, Farida Rahmawati, mengatakan workshop tersebut mengajak seluruh peserta menyatukan visi dan memperkuat kolaborasi di lingkungan yayasan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, agamis, dan memiliki ilmu yang dapat diterapkan pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Materi yang kami terima dalam workshop ini akan kami terapkan kepada anak didik saat MPLS atau Matamuda, Masa Ta’aruf Murid Madrasah,” pungkas Farida. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV