SUARA INDONESIA

Ratusan Warga Terendam Banjir, Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Wulan Demak

Gunawan - 09 February 2024 | 09:02 - Dibaca 706 kali
Peristiwa Ratusan Warga Terendam Banjir, Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Wulan Demak
Tim Sar gabungan saat mengevakuasi warga terdampak jebolnya Sungai Wulan, Demak, Jumat (9/2/2024). (Foto : Gunawan/Suara Indonesia).

SUARA INDONESIA, DEMAK - Ratusan rumah warga dibeberapa desa di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terendam banjir akibat tanggul sungai Wulan diwilayah Demak-Kudus jebol, pada Kamis (8/2/2024) sekira pukul 12.00 WIB.

Sebanyak 39 jiwa di desa Karanganyar dievakuasi dan diungsikan ke Desa Kedungwaru. Jumlah tersebut terus bertambah mengingat proses evakuasi yang hingga kini masih berlangsung.

"Tanggul Sungai Wulan jebol, mengakibatkan ratusan rumah warga di Kecamatan Karanganyar, Demak, terendam banjir," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang/Basarnas Semarang, Budiono.

Berdasarkan data tim dilapangan, imbuh Budi, ketinggian air dampak banjir tersebut bervariasi mulai dari 1 meter hingga 3 meter merendam rumah dan atapnya.

Pihaknya juga mengatakan masih banyak penduduk warga yang terjebak dan mengungsi di atap rumah.

Hingga pada Jumat 9 Februari 2024, tim Sar gabungan masih berupaya mengevakuasi ratusan jiwa terdampak jebolnya tanggul Sungai Wulan yang merendam sebagian wilayah Kecamatan Karanganyar.

"Pagi ini, tim Sar gabungan berhasil mengevakuasi sekitar 325 warga dari 7 desa yang terdampak dengan menggunakan 10 perahu karet,," paparnya, Jumat (9/2/2024).

Ketujuh desa yang berdampak terendam jebolnya Sungai Wulan adalah Desa karanganyar, Norowito, Kedungwaru, Kotakan, Ketanjung, Ngumpil dan Desa Ngemplik.

"Warga dievakuasi ke posko
Induk Jembatan Tanggulangin, osko Terminal Jati dan posko Balai Desa Jati," ungkap Budiono.

Ia menyebut masih banyak warga yang harus dievakuasi dari atap rumah mereka, karena ketinggian air hingga 3 meteran merendam rumah rumah warga.

"Permintaan evakuasi masih diterima posko penanganan bencana banjir, hari ini. Tim berupaya dan berusaha mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," lanjutnya.

Meski cuaca pagi ini cerah ketinggian air tidak berkurang. Sungai Wulan, kata Budiono, adalah salah satu sungai terbesar yang melintasi Kecamatan Karanganyar, Demak, debit air masih tinggi.

"Semoga banjir segera surut," ungkapnya.

Pihaknya juga menambahkan bahwa dilokasi Desa Karanganyar saat ini, ada beberapa stakeholder yang terlibat seperti TNI, Polri, BPBD Kudus,  Jepara, Demak, Grobogan, MDMC, LPBI NU, SARDA Jateng, Bankom Polri dan lain sebagainya yang tergabung dalam tim Sar gabungan.

Pewarta: Gunawan
Editor: Mahrus Sholih

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gunawan
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV