SUARA INDONESIA

Dapur Rumah Warga Sempusari Roboh Diterjang Hujan, BPBD Jember Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Fathur Rozi - 31 January 2026 | 07:01 - Dibaca 476 kali
Peristiwa Dapur Rumah Warga Sempusari Roboh Diterjang Hujan, BPBD Jember Gerak Cepat Salurkan Bantuan
Personel BPBD Jember saat melihat kondisi dapur warga Sempusari, Kaliwates, yang roboh. (Foto: Pusdalops BPBD Jember)

SUARA INDONESIA, JEMBER - Hujan yang turun sejak Jumat (30/1/2026) malam nyaris merenggut rasa aman keluarga Lilik (72), warga Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Bagian dapur rumah kontrakan yang mereka tempati ambruk akibat konstruksi bangunan yang sudah lapuk tak mampu menahan terpaan hujan deras.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.40 WIB itu meninggalkan duka dan kepanikan tersendiri bagi keluarga lansia yang tinggal bersama dua anggota keluarga lainnya.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan awal sekitar pukul 19.50 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik.

“Begitu laporan kami terima, tim langsung berkoordinasi dengan camat dan lurah setempat, kemudian turun ke lapangan untuk memastikan kondisi korban serta kebutuhan mendesak yang diperlukan,” kata Edy, Sabtu (31/1/2026).

Dari hasil asesmen, diketahui dapur rumah berukuran sekitar 3,5 x 3,5 meter mengalami kerusakan. Namun, struktur utama rumah dinyatakan masih kokoh dan aman untuk ditinggali. BPBD Jember juga mencatat tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, BPBD Jember bersama unsur terkait menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari paket sembako, perlengkapan memasak dan dapur, tambahan gizi, lauk pauk, makanan siap saji, selimut, hingga sandang khusus lansia.

“Kami ingin memastikan keluarga terdampak tetap bisa beraktivitas dan kebutuhan dasarnya terpenuhi, terutama karena di dalam rumah tersebut ada warga lanjut usia,” jelas Edy.

Saat ini, kondisi dapur rumah korban masih belum diperbaiki. Namun, pemerintah kelurahan bersama warga setempat berencana menggelar kerja bakti hari ini untuk membersihkan material bangunan yang roboh.

Edy juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu. “Kami mengajak warga untuk lebih berhati-hati, terutama pada bangunan yang sudah tua atau lapuk, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Fathur Rozi
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV