SUARA INDONESIA

Tempuh 22 Km Naik Sepeda, Bocah Tujuh Tahun Asal Demak Ditemukan Selamat di Gubug Saat Mencari Ayahnya

Team Work - 18 March 2026 | 19:03 - Dibaca 509 kali
Peristiwa Tempuh 22 Km Naik Sepeda, Bocah Tujuh Tahun Asal Demak Ditemukan Selamat di Gubug Saat Mencari Ayahnya
Anggota Polres Grobogan saat mempertemukan keluarga (S), bocah tujuh tahun asal Demak yang tersasar sejauh 22 kilometer di Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Foto: Polres Grobogan untuk Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, GROBOGAN - Seorang bocah perempuan berinisial S (7), warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, ditemukan selamat setelah tersasar sejauh sekitar 22 kilometer hingga ke wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Kapospam Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Grobogan Ipda Moh. Sodiq mengatakan, bocah tersebut ditemukan warga di perempatan Daplang saat mengendarai sepeda seorang diri di tepi Jalan Raya Semarang-Purwodadi.

“Anak tersebut terlihat mondar-mandir dan tampak kebingungan tanpa didampingi orang tua, sehingga menarik perhatian warga,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Warga kemudian berupaya menanyakan identitas dan tujuan bocah tersebut. Namun, karena tidak ada yang mengenali, warga menghubungi petugas pos pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Gubug.

Petugas yang datang ke lokasi selanjutnya mengamankan dan membawa bocah tersebut ke Pospam untuk diberikan perlindungan serta dilakukan pendataan.

Dari hasil komunikasi, diketahui bocah tersebut berangkat dari rumahnya sejak pagi hari dengan mengendarai sepeda untuk menyusul orang tuanya yang bekerja di bengkel sepeda motor di wilayah Gubug.

“Dia mengaku berangkat sendiri dari rumah untuk menyusul orang tuanya,” katanya.

Diduga, perjalanan tersebut ditempuh dengan mengikuti jalur utama tanpa memahami arah secara pasti, sehingga akhirnya tersasar hingga ke perempatan Daplang.

Petugas kemudian menyebarkan informasi penemuan anak tersebut melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup pesan singkat, guna mencari keberadaan pihak keluarga.

"Upaya tersebut membuahkan hasil setelah keluarga mengetahui informasi keberadaan anaknya dan segera menuju Pospam Gubug," ujarnya.

Pertemuan antara bocah dan orang tuanya berlangsung haru. Sang ayah mengaku sempat panik dan telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat di wilayah Mranggen.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang masih di bawah umur, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Team Work
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV