SUARA INDONESIA, KARIMUN – Salah seorang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, berinisial N (49) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergantung di dalam kamar rumahnya, Selasa (21/4/2026) pagi.
Korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sekitar pukul 06.35 WIB, yang curiga tidak adanya respon saat korban dipanggil berkali-kali. Sementara pintu kamar dalam keadaan terkunci.
Salah satu anggota keluarga kemudian mengintip dari luar jendela kamar dan mendapati korban dalam posisi tergantung, kemudian pintu kamar di di dobrak dan langsung melaporkan kepada warga sekitar serta pihak kepolisian.
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, mengungkapkan, korban terakhir kali berinteraksi dengan keluarga pada dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.
"Anak korban sempat terbangun dan mendengar suara pintu. Saat dipanggil, korban masih menjawab. Saksi juga melihat korban memegang kursi plastik warna hijau, namun tidak menaruh curiga dan kembali tidur," ujar Andri.
Pada pukul 06.35 WIB, pihak keluarga korban mengetuk pintu kamar namun tidak mendapat jawaban dari dalam kamar.
"Pihak keluarga curiga saat mengetuk pintu kamar tidak ada jawaban, kemudian mengintip dari luar jendela kamar dan mendapati korban dalam keadaan tergantung dibalik pintu kamar," imbuhnya.
Tim Inafis Polres Karimun bersama personel Polsek Balai Karimun yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani untuk menjalani visum.
"Kami telah melakukan langkah-langkah prosedural, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga pengamanan barang bukti. Jenazah sudah dibawa ke RSUD untuk Visum Et Repertum," ujar Andri.
Hingga kini, motif di balik peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan. Namun pihak keluarga telah menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat penolakan.
Sementara itu, terkait korban adalah calon jemaah haji, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji Kemenag Kabupaten Karimun, yang dihubungi melalui pesan singkat mengatakan, status nya saat ini dalam pengajuan tunda berangkat.
"Statusnya saat ini dalam pengajuan tunda berangkat," kata Mulyadi, dalam pesan singkat, Selasa (21/4/2026) sore. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Syahid Bustomi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi